Mangkir Rapid Test, Pedagang Pasar Jembatan Besi Tak Boleh Jualan

Jakarta, PONTAS.ID – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kelurahan Jembatan Besi dan Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat melakukan rapid test dan swab test di Pasar Jembatan Besi. Kegiatan ini bekerjasama dengan pengelola Pasar Jembatan Besi.

Pantauan PONTAS.id, pada saat pelaksanaan tes Covid-19 ini, terlihat beberapa pedagang disebut-sebut sengaja menutup kiosnya lantaran belum siap untuk mengikuti tes.

“Total yang sudah rapid test hingga pukul 12.00 WIB berjumlah 93 orang. Bagi pedagang yang tidak melakukan rapid test, maka kiosnya kita tutup sementara,” kata Kepala Pasar Jembatan Besi, Nasir saat ditemui PONTAS.id, siang tadi.

Nasir menambahkan, upaya yang dilakukan pihaknya merupakan langkah yang penting memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di areal pasar.

“Bagi para pedagang yang sudah dilakukan rapid test, kiosnya akan diberikan stiker yang diterbitkan oleh puskesmas,” pungkasnya.

Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleDorong Inovasi, Kadisdik Sergai Lanjutkan Monev Sekolah
Next articleDPR Desak Polisi Tindak Pejabat Bea Cukai yang Terciduk Kasus Narkoba