Jakarta, PONTAS.ID – Pemilik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Arifin Panigoro, melontarkan ‘kritikan’ ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Hal ini disampaikan Arifin saat acara Sarasehan Migas Nasional ke-2 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas), di Kantor SKK Migas, Jakarta, Kamis (10/10/10). Dalam acara tersebut, seharusnya Sri Mulyani dan Jonan hadir. Tapi, keduanya berhalangan hadir dalam acara tersebut.
Arifin menyebut, Sri Mulyani pelit dalam memberikan insentif fiskal bagi pengusaha minyak dan gas (migas). Sementera, sambung dia, Jonan tak tegas dalam membuat kebijakan bagi industri migas.
“Menteri tidak datang tidak apa-apa, kadang-kadang kan kami ingin membicarakan menterinya juga. Sri Mulyani pelit, Jonan tidak tegas. Kalau ada kan jadi tidak berani ngomong,” cetus Arifin.
Namun, saat dikonfirmasi usai acara terkait ungkapannya tersebut, ia mengaku hanya becanda.
“Kalau tidak ada menteri, ngomongnya lebih bebas. Becanda saja, tapi jadi menteri keuangan memang harus pelit. Kalau tidak ya bocor,” tukas Arifin.
Lebih jauh, saat ditanya harapannya tentang calon Menteri ESDM yang akan ditunjuk Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) usai pelantikan 20 Oktober mendatang, Arifin mengatakan bahwa Menteri ESDM nantinya harus berpihak pada industri migas Tanah Air.
“Kami mau menteri yang pro industri, kami ingin, Indonesia harus bisa tingkatkan teknik ehance oil recovery (EOR),” tuntas Arifin.
Penulis: Riana
Editor: Stevanny




























