Kembangkan Ekonomi Kreatif, BNI Syariah Selenggarakan Deureuham 2019 di Aceh

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (ketiga dari kiri) dalam Roadshow Deureuham 2019 di Banda Aceh. (dok.BNI Syariah)

Jakarta, PONTAS.ID – BNI Syariah berkomitmen mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, yang salah satunya ekonomi kreatif entrepreneur (ekrafpreneur), dimana startup ini diharapkan bisa melengkapi kebutuhan halal lifestyle masyarakat.

Untuk itu, BNI Syariah kembali melanjutkan rangkaian acara Roadshow Deureuham 2019 di Kota Banda Aceh, yang mengambil tema Islamic Creative Economy Competition. Roadshow ini melanjutkan acara di dua kota sebelumnya yaitu Bandung dan Padang.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan bahwa di dalam acara Roadshow Deureuham 2019 di Banda Aceh tersebut, lebih kurang ada sebanyak 211 peserta yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Aceh.

Deureuham 2019 yang diselenggarakan atas kerjasama BNI Syariah dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ini merupakan program kompetisi pelaku ekonomi kreatif berbasis syariah, untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah, yang dinilai memiliki potensi dan telah memenuhi syarat untuk menerima bantuan modal.

“BNI Syariah memberikan pelatihan dalam bentuk capacity building terutama dalam hal pengetahuan bisnis dan pengetahuan keuangan,” kata Iwan dalam siaran pers BNI Syariah, Selasa (14/5/2019).

Bank juga memberi akses permodalan serta berperan sebagai business matching dan business coaching. Dengan ini diharapkan kapasitas pelaku wirausaha baik soft-skill maupun self-development peserta Deureuham 2019 bisa mengalami kenaikan. Selain itu, pelatihan dan akses permodalan diharapkan mendorong perkembangan wirausaha kreatif syariah di Indonesia.

“Roadshow Deureuham 2019 juga menjadi media sosialisasi terkait dengan program Qanun Aceh,” ujar Iwan.

Dia pun menjelaskan, BNI Syariah siap mendukung Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), dengan menyediakan berbagai pilihan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini juga seiring pengembangan ekosistem halal yang sejalan dengan harapan Pemerintah Aceh.

Selain itu, Qanun Aceh ini juga untuk mendukung peningkatan ekosistem halal di Indonesia. Terkait ini BNI Syariah memiliki beberapa produk yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Produk ini, didukung teknologi dan jaringan sharia channeling office (SCO) dari BNI, sehingga BNI Syariah siap memberikan layanan yang terbaik, halal, dan sesuai dengan prinsip syariah seperti sistem bagi hasil dan penghapusan denda,” tutur Iwan.

Untuk diketahui, dalam acara Roadshow Deureuham 2019 di Kota Banda Aceh itu turut hadir pula Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo; Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin; serta Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yufrizal.

Kemudian ada pula Kepala Kantor BI Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis; Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu; Pemimpin BNI Cabang Aceh, Amri Hidayah; Pemimpin BNI Syariah Cabang Banda Aceh, Zul Irfan; dan Pemimpin BNI Syariah Cabang Lhokseumawe, Nur Sa’ada.

Ada tiga narasumber yang juga hadir, mereka yakni Founder Yukbisnis, Jaya Setiabudi; Owner Raja Cendol, Danu Sofwan; dan CEO Muslim Life, Tri Wahyudi. Roadshow Deureuham 2019 tersebut diselenggarakan di Hotel Al Hanifi, Kota Banda Aceh.

Penulis: Risman Septian
Editor: Luki Herdian

Previous articleGerakan Anti Korupsi, Wali Kota Medan Ingatkan ASN
Next articleSafari Ramadhan, Pemkab Asahan Sambangi Kisaran Timur