3 Petinggi Kota Medan Serempak Tinjau Pelaksanaan USBN dan UNBK

Medan, PONTAS.ID – Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin meninjau hari pertama pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SD Yaspenas Cenderamata di Jalan Pabrik Padi, Kecamatan Medan Petisah. Secara terpisah, Wakil Wali Kota serta Sekda Kota Medan juga melakukan peninjauan di lokasi lainnya.

Wali Kota juga meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri I Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Selayang, Senin (22/4/2019).

Peninjauan dilakukan Wali Kota bersama Asisten Umum Renward Parapat, Kadis Pendidikan Marasutan serta Kabag Humas Ridho Nasution.

Saat meninjau SD Yaspenas Cenderamata, kedatangan Wali Kota disambut Kiren Kaur Munthe selaku kepala sekolah didampingi seluruh tenaga pengajar.

Di sekolah itu tercatat 93 siswa akan mengikuti USBN, mereka dibagi dalam 5 ruangan.

Di hari pertama ujian, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Karena ujian belum dimulai, kesempatan itu langsung digunakan Wali Kota untuk menyapa dan menyalami satu persatu siswa

“Yang penting konsentrasi dan tidak perlu terburu-buru. Saya yakin semua soal dapat dijawab dengan baik, sebab apa yang diujikan pasti telah dipelajari. Di samping itu pihak sekolah tentunya telah melakukan simulasi agar seluruh anak didik semakin percaya diri,” kata Wali Kota.

Kepada Wali Kota, Kiren mengatakan pihaknya telah menyediakan lima ruangan untuk siswa mengikuti USBN.

“Masing-masing ruangan berisi 20 siswa, hanya satu ruangan saja yang berisi 18 siswa. Sejauh ini tidak ada kendala, kita berharap pelaksanaan USBN berjalan dengan lancar dan tingkat kelulusan 100 persen,” ungkap Kiren.

Wali Kota kemudian melanjutkan kunjungannya meninjau pelaksanaan UNBK di SMP Negeri I Medan.

Tercatat, 406 siswa mengikuti UNBK, mereka dibagi dalam 4 ruangan dan mengikuti ujian 3 gelombang yakni mulai pukul 07.30-09.30 WIB, pukul 10.00-12.00 WIB dan pukul 14.00-16.00 WIB.

Wali Kota tidak memasuki ruangan, sebab pelaksanaan ujian tengah berlangsung. Dari hasil peninjauan yang dilakukan, pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar.

“Di tahun ini, pelaksanaan UNBK masih menggunakan laptop milik siswa. Insya Allah tahun depan (2020), Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan akan menambah peralatan sehingga tidak menggunakan laptop milik siswa lagi,” harap Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Pendidikan Kota Medan Marasutan menjelaskan, peserta USBN (tingkat SD) di Kota Medan sebanyak 44.571 orang dengan sekolah penyelenggara berjumlah 903 sekolah.

Sedangkan peserta UNBK (tingkat SMP) sebanyak 45.515 orang dengan sekolah penyelenggara sebanyak 456 sekolah dengan perincian SMP Negeri 45 sekolah, SMP Swasta 328 sekolah, SMP Terbuka 3 sekolah, MTs Negeri 4 sekolah dan MTs Swasta 76 sekolah.

Di waktu bersamaan, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution juga meninjau pelaksanaan hari pertama USBN di SD Global Prima Jalan Brigjen Katamso Medan.

Di tempat itu tercatat 60 pelajar yang mengikuti USBN, mereka dibagi dua ruangan, masing-masing ruang berisi 30 pelajar.

“Kita doakan seluruh siswa dapat menjawab seluruh soal dengan baik dan memperoleh hasil memuaskan sehingga menjadi lulusan terbaik,” kata Akhyar.

Wakil Wali Kota melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 7 Jalan H M Adam Malik. Tercatat, 268 siswa mengikuti UNBK dan dibagi dalam 3 gelombang karena sekolah hanya memiliki 30 unit komputer.

Guna menutupi kekurangan, pihak sekolah meminjam 60 unit komputer milik siswa.

Di tempat terpisah Sekda Kota Medan juga melakukan peninjauan USBN di SD Swasta Al Ulum Jalan Puri Medan. Di sekolah tersebut, tercatat 168 siswa mengikuti USBN

Kemudian peninjauan dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Jalan Brigjen Katamso. Tercatat, 460 siswa mengikuti UNBK. Saat peninjauan berlangsung, para siswa tengah mengerjakan soal Bahasa Indonesia dengan menggunakan komputer dan laptop. Sekda pun berharap pelaksanaan UNBK berjalan dengan baik dan lancar hingga hari terakhir.

Penulis: Ayub Badrin
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleAPBN Tak Mampu Penuhi Pembangunan Air Bersih
Next articlePada 2020, Jokowi Minta Menteri Hemat Belanja Barang Anggaran