BBM Habis Saat Arus Balik? Tak Perlu Panik, Begini Persiapan Pemerintah

Motoris pengantar BBM dalam kemasanditerjunkan mengantisipasi kebutuhan BBM bagi pemudik

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Posko Nasional Sektor ESDM akan terus memastikan terpenuhinya kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pemudik selama arus balik Lebaran 2018.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim Posko Nasional ESDM untuk mengantisipasi arus balik usai Lebaran. Diperkirakan bahwa jalur yang padat arus balik pada 19-20 Juni serta pada 23-24 Juni mendatang,” ujar Ketua Tim Posko Nasional Idul Fitri ESDM Fanshurullah Asa di Jakarta, (16/6/2018).

Fanshurullah mengatakan, sebanyak 109 mobil tangki kantong, 32 mobil dispenser, 17 Kiosk Pertamax, 13 Serambi Pertamax, dan 200 motoris kemasan, kembali disiagakan PT Pertamina (Persero) di sepanjang arus balik, mengantisipasi lonjakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) pemudik yang sudah mulai kembali mengarah ke ibukota.

Selain Pertamina, AKR juga menyiapkan 2 Kiosk kemasan AKR yang berlokasi di jalur Pantura tepatnya di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal. “Keberadaan 10 tol fungsional diharapkan juga mampu melancarkan penyediaan dan pendistribusian BBM, diantaranya ada ruas tol Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Solo,Sragen-Ngawi, Wilangan-Kertosono, Ciawi-Cigombong,” ujar Fansurullah.

Selain BBM, lanjut dia, Pemerintah juga menyiapkan pemenuhan kebutuhan energi pada Lebaran kali ini termasuk LPG, jaringan gas (jargas) dan listrik sehingga masyarakat tenang merayakan Hari Kemenangan.

Laporan mengenai perkembangan kondisi status gunung api, gempa dan kebencanaan geologi lainnya juga dilaporkan setiap hari dan dapat dipantau melalui aplikasi MAGMA. “Pengaduan masyarakat pun secara langsung dapat disampaikan melalui call center Kementerian ESDM di 1-500-335,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDidukung Kemenperin, Batik Jambi Tebar Pesona di Prancis
Next articleWakapolri Sebut Kemacetan dan Kecelakaan pada Arus Mudik 2018 Turun