Bupati Banjar H Saidi Mansyur Terkenang Mendengar Tausiah Tuan Guru Bakeri

ADVERTORIAL

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Suasana Pondok Pesantren Al Mursyidul Amin Kecamatan Gambut tampak berbeda dari biasanya. Terlihat jemaah pria berpakaian koko dan sarung, juga para ibu dan remaja perempuan  berpakaian muslimah memadati halaman pondok Minggu (16/10/2022).

Pagi itu ternyata adalah pelaksanaan haul tokoh dai masyhur dari Gambut Kalimantan Selatan KH Ahmad Bakeri ke 10.

Terlihat juga Bupati Banjar H Saidi Mansyur beserta Wabub Habib Idrus Al Habsyie, bersama Habaib, tokoh ulama dan masyarakat menghadiri pelaksanaan haul dai kondang KH Ahmad Bakeri. Dia salah satu murid terkemuka dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Sekumpul Martapura.

Peringatan haul diawali dengan pembacaan Maulid Habsyie, dilanjutkan dengan pembacaan cerita perjuangan putra almarhum Ustadz Muhammad Hasan Munawwar.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, tuan guru Ahmad Bakri merupakan seorang ulama yang patut diteladani dan diikuti jejaknya oleh masyarakat. Istikamah dalam menimba ilmu dan mengajarkannya kepada masyarakat.

“Beliau seorang ulama yang tausiah tausiahnya mudah dipahami dan dimengerti. Cerita tentang kenabian maupun para sahabat yang beliau kisahkan masih ulun ingat sampai sekarang, karena dahulu masih kecil sering mendengarkan tausiah guru Bakri di kaset dan VCD,” kenang Saidi.

Di momentum haul ini lanjut Saidi, bukan hanya mengingat jasa guru Bakri, namun dimaknai untuk semakin mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan.

“Kami dari pemerintah daerah mengharapkan Ponpes Al Mursyidul Amin agar terus semakin berkembang dan berkiprah dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Berkiprah baik dalam pembangunan mental dan spiritual.”Kami juga menaruh harapan besar ke ponpes lainnya untuk mempersiapkan SDM yang berakhlak, cerdas, santun dan berkualitas,” harapnya lagi.

Sementara itu Ustadz Muhammad Rasyid Ridho mewakili keluarga sampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada jemaah dan donatur serta relawan, sehingga haul bisa terlaksana dengan sukses dan lancar.

” Alhamdulilah sejak kepergian ayah sepuluh tahun lalu, Ponpes Al Mursyidul Amin masih tetap berdiri hari ini. Juga Ponpes kami mendapatkan keberkahan dari Habib Muhammad bin Husein Baa’bud Pimpinan Ponpes Darun Nasyiien Lawang. Kalau mau masuk ke Ponpes Darun Nasyiien harus antre 3 tahun, dan keberkahan itu juga kami dapatkan, kalau mau masuk ke Ponpes Al Mursyidul Amin harus antre selama dua tahun,” terangnya.

Tuan Guru Ahmad Bakri atau biasa dikenal abah guru Bakri merupakan salah satu ulama berpengaruh di Kalsel.

Beliau merupakan pendiri Ponpes Al Mursyidul Amin Gambut. Selain dikenal sebagai ulama karismatik, beliau juga dikenal tokoh penting di organisasi NU Kalsel.

Juga pernah menjabat pimpinan pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Beliau meninggal hari Jumat 1 Februari 2013 di RSUD Ulin Banjarmasin. Dimakamkan di komplek pemakaman Ponpes yang beliau dirikan dan dihadiri ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Kalsel, Kalteng maupun Kaltim.

Penulis : Muhammad Amin

Editor : Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleHole in One Subaru Forester Pecah di IMI Automotive Friendship Golf Gathering
Next articleWabup Taufik Ajak Warga Muhammadiyah Bentengi Generasi Dengan Nilai Agama