Jakarta, PONTAS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Status PPKM Level 3 ini diperpanjang selama tujuh hari hingga 13 September 2021.
“Kita semua pasti sudah bosan dengan situasi pandemi ini. Namun, ikhtiar tetap harus kita lakukan dengan tetap menjaga diri, meski kasus Covid-19 di Jakarta sudah semakin turun,” kata Anies dalam keterangan resminya, Rabu (8/9/2021).
“Bagi yang belum vaksin, yuk vaksin. Ajak semua teman, kerabat, dan saudara-saudara untuk ikut vaksinasi. Dan meski sudah divaksin, tetap patuhi protokol kesehatan, tetap waspada dan jangan lengah. Kita pasti bisa melewati masa pandemi ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Perpanjangan PPKM Level 3 ini, Pemprov DKI Mewajibkan setiap orang yang melakukan aktivitas sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama dengan pengecualian terhadap penduduk yang masih dalam masa tenggang tigabulan pasca terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil laboratorium.
“Penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 (dua belas) tahun,” paparnya.
Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh PeduliLindungi.id, “Dan atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang,” pungkasnya.
Kasus Menurun
Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Ibu Kota, Dwi Oktavia selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, memaparkan, berdasarkan data hingga hari Selasa, 7 September 2021, turun sebesar 292 kasus.
“Jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 4.769 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 853.171 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” kata dia kemarin.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 835.030 dengan tingkat kesembuhan 97,9%, dan total 13.372 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,7%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.936.109 orang (111,1%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 35.199 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 6.352.981 orang (71,1%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 127.434 orang.
Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 83,3% dan untuk dosis 2 sebanyak 63,3%. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 118% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 71,4%.
Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 87,9% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 76,3%. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 202.890 orang dan dosis 2 sebanyak 170.278 orang.
Penulis: Heru Mindarto
Editor: Ahmad Rahmansyah



























