Jakarta, PONTAS.ID– Ketua Fraksi Partai Golkar MPR Melchias Markus Mekeng, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 Fraksi Partai Golkar MPR lebih banyak memfokuskan kegiatan politiknya untuk kepentingan bangsa dan negara, khususnya melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Melchias, salah satu isu utama yang menjadi perhatian serius Fraksi Golkar adalah sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, alokasi anggaran pendidikan seharusnya mencapai 20 persen dari APBN dan APBD.
“Faktanya selama ini alokasi anggaran pendidikan belum sepenuhnya mencapai 20 persen. Lebih banyak justru dialihkan ke sektor lain. Ini yang kami angkat secara serius di Komisi XI, karena saya juga anggota Komisi XI,” ujar Melchias Mekeng saat jumpa pers, Rabu (21/1/2026).
Sebagai bentuk komitmen, Fraksi Partai Golkar MPR aktif menggelar berbagai kegiatan seperti lokakarya dan sarasehan di sejumlah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong penguatan kebijakan anggaran pendidikan.
Anggota Komisi XI DPR ini bersyukur upaya tersebut mendapat respons positif dari pemerintah. Bahkan, menurutnya, pada tahun 2026 telah terjadi perubahan signifikan dalam alokasi anggaran pendidikan.
“Alhamdulillah, pemerintah menyambut baik. Tahun 2026 sudah ada perubahan alokasi anggaran untuk pendidikan. Ini langkah awal yang sangat penting,” terangnya.
Melchias berharap ke depan anggaran pendidikan akan terus meningkat sehingga kualitas pendidikan nasional semakin baik dan merata. Ia meyakini pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan sebuah bangsa.
“Kami percaya sebuah bangsa akan maju apabila pendidikannya berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Pendidikan adalah kunci masa depan Indonesia,” pungkas legislator dapil NTT ini.



























