Kendalikan Sampah, Pemkot Yogyakarta Bagikan 1.000 Ember Tumpuk

Yogyakarta, PONTAS.ID – Paguyuban Bank Sampah se-DIY menggelar aksi Bank Sampah Jogja Heboh #2, di Teras Malioboro 2, pada Minggu (6/11/2022). Kegiatan ini sebagi upaya mengurangi sampah di Kota Yogyakarta,

“Sekaligus kami membagikan 1000 Komposter Ember Tumpuk secara bertahap kepada paguyuban bank sampah di Kota Yogyakarta,” kata Penjabat Walikota, Sumadi melalui keterangannya, Senin (7/11/2022).

Ember tumpuk dapat dimanfaatkan sebagai alat pemilahan sampah organik maupun anorganik sekaligus menjadi pengingat, “Agar warga ataupun wisatawan tidak ‘nyampah’, terutama di Malioboro,” tukas Sumadi.

Sekretaris Paguyuban Bank Sampah DIY, Erwan Widyarto menambahkan,
acara yang merupakan lanjutan dari aksi ‘Malioboro Resik Lan Ijo’ tahun 2020 ini, juga memberikan edukasi penggunaan oleh penemu komposter ember tumpuk Nasih Widya Yuwono dari Fakultas Pertanian UGM.

“Tujuan kami, sampah organik tidak dikirim ke TPS dan TPA, tetapi, habis diolah menjadi kompos yang diolah oleh warga Kota Yogyakarta,” tambah Erwan.

Ia menambahkan, puluhan stan dari paguyuban sampah juga ikut memeriahkan kegiatan ini, dengan memamerkan jenis produk dari daur ulang sampah.

Di antranya, sabun dari minyak jelantah, sabun mandi EcoEnzyme, boneka badut dari tutup botol, olah limbah kaca, budidaya magot, biopori, losida, pupuk organik cair, bros dari tas kresek, bros dari tutup botol, pot dari pakaian bekas, kerajinan koran, kreasi sedotan, olah limbah sandal.

“Kami ingin berbagi soal pengelolaan sampah dengan prinsip 3R yakni reduce, reuse, recycle. Pengelolaan yang mudah, murah, bermanfaat. Yang organik komposkan, yang anorganik pilah, olah, jual. Sampah pilah anorganik bisa disetor ke bank sampah atau jual ke tukang rosok. Dengan langkah ini, makin sedikit sampah yang dikirim ke TPA,” ujarnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleBamsoet Tinjau Lahan Pembangunan Sirkuit Internasional di Jakabaring Sport City
Next articlePeran Aktif Generasi Muda dalam Mengatasi Dampak Perubahan Iklim Sangat Penting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here