Jakarta, PONTAS.ID – Tim panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi Pratama dan Madya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan pengumuman tahapan proses dalam pengisian calon JPT pratama dan madya di lingkungan KPK.
“Hadir hari ini, Sekretaris Jendral KPK Cahya Harefa, Ketua Kordinator tim pansel Supranawa Yusuf dan Anggota pansel Professor Adrianus Meliala,” papar Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati dalam pembukaan konferensi persnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kuningan, Jumat (18/3/2022).
Selanjutnya, Sekretaris Jendral KPK Cahya Harefa mengatakan, Tim dari pansel (panitia seleksi) akan menyampaikan progress seleksi terbuka untuk calon jabatan pimpinan tinggi (JPT) madya dan pratama dilingkungan KPK tahun 2022.
“Sebelumnya, pada tahap seleksi administrasi ada 153 kandidat yang memenuhi syarat mengikuti tahap penulisan makalah dari bahan presemtasi. Namun, Dari 153 kandidat itu, yang hadir hanya 149 kandidat” ucapnya.
Anggota pansel Adrianus Meliala juga menghimbau kepada masyarakat, yang mengetahui kegiatan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya dan pratama KPK ini setelah membaca nama-nama yang lolos tahapan selanjutnya di dalam pemberitahuan, diminta atau diharapkan dapat memberikan masukan mengenai rekam jejak para calon peserta seleksi kepada panitia
“Masyarakat yang akan memberi masukan dapat mengirimkan melalui surat elektronik ke [email protected]. Pansel akan senang jika masyarakat menyampaikan masukan terkait rekam jejak calon pejabat KPK itu,” tambahnya.
Pansel juga menyebutkan, sebanyak 64 peserta dinyatakan lolos ke tahap asesmen berdasarkan hasil seleksi tahap kedua berupa penulisan makalah atau policy brief dan presentasi.
Mereka terdiri atas 12 orang kandidat jabatan pimpinan tinggi madya dari dua jabatan yaitu deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi dan deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, serta 52 orang kandidat jabatan pimpinan tinggi pratama.
“Untuk tahapan seleksi selanjutnya, kompetensi yang dinilai dalam asesmen pada 21-24 Maret 2022 itu adalah kompetensi manajerial dan sosial kultural,” tutupnya.
Penulis: Fajar Adi Saputra
Editor: Ahmad Rahmansyah


















