Libatkan Lintas Instansi, Satgas Covid-19 Kebut Input Data Vaksinasi

Sergai, PONTAS.ID – Pemkab Sergai adakan rapat koordinasi (rakor) data vaksinasi di Kabupaten Sergai yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Minggu (12/12/2021).

Dalam rakor tersebut, Pemkab Sergai terus berupaya agar target herd immunity atau kekebalan kelompok bisa tercapai sebelum tahun 2021 berakhir.

Bupati Sergai Darma Wijaya  diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), M Faisal Hasrimy  menyebut jika hari ini sesuai dengan data Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sesuai data yang diterima PONTAS.id, Minggu (12/12/2021), Sekdakab menyebutkan angka vaksinasi dosis 1 di Sergai sudah mencapai 300 ribu lebih.

“Sebanyak 6.293 data sudah masuk dalam gebyar vaksinasi yang dilaksanakan di Polonia, Deli Serdang, maupun yang dilaksanakan oleh TNI dan pihak perkebunan. Jadi sisa yang harus kita kejar adalah sebanyak 5.285,” ucapnya.

Sisa data yang mesti diinput ini, sebut Faisal, harus diselesaikan dan ditanggulangi secara bersama-sama. Hal ini sudah didukung dengan kebijakan melibatkan berbagai OPD, di mana masing-masing OPD mengirimkan satu personilnya untuk ikut membantu memasukkan data ke dalam sistem.

“Ini harus kita kejar dan tuntaskan bersama. Untuk masalah data, kita wajib sefrekuensi. Jangan sampai ada perbedaan. Kalau kita sudah satu pemahaman, tentu kita dapat lebih mudah untuk menjalin koordinasi,” imbuhnya.

Sekdakab dalam pernyataannya juga menegaskan, agar jangan sampai ada data yang terlewat diinput mengingat selisih yang cukup besar, antara data real yang sudah divaksin dengan yang sudah masuk ke dalam sistem.

“Kita harus benar-benar selaras untuk mengetahui dengan benar jumlah data yang masuk dan yang belum. Ditargetkan agar hari Selasa permasalahan ini bisa tuntas. Kepada para Kepala Puskesmas (Kapus), jika ada yang tidak sanggup menyelesaikan permasalahan data ini, supaya menginformasikan dan berkoordinasi agar dikerahkan personil bantuan,” katanya.

Terakhir Sekdakab meminta agar pihak yang terlibat dalam vaksinasi ini besok (13/12/2021), hadir membawa data manual yang bermasalah dalam NIK dan belum diinput.

Penulis : Andy Ebiet
Editor : Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleHNW Dukung Ormas Dakwah Kuatkan NKRI
Next articleInstitusi Pondok Pesantren Tercoreng, LaNyalla: Kita Harus Jeli!