Malang, PONTAS.ID – Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang menganggarkan 400 miliar untuk peningkatan infrastruktur khususnya jalan dan jembatan. Hal itu dilakukan demi mendukung sarana dan prasarana guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga melalui Sekretaris Dinas, Suwignyo mengatakan, tahun 2022 pihaknya menganggarkan kurang lebih 400 miliar dari APBD Kabupaten Malang untuk peningkatan jalan dan jembatan.
“Nantinya anggaran 400 miliar tersebut diprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan,” kata Suwignyo saat dihubungi awak media, Kamis sore (9/12).
Diketahui, anggaran PU Bina Marga tahun 2020 dan 2021 mengalami refocusing yang digunakan untuk penanganan Covid 19, sehingga banyak program infrastruktur PU Bina Marga tertunda bahkan tidak bisa dilaksanakan, “Mudah-mudahan di tahun 2022 nanti tidak Refocusing anggaran, apalagi Pemerintah pusat mencanangkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Pemulihan Ekonomi Daerah (PED),” terang Suwignyo.
Untuk skala prioritas, lanjut Suwignyo, pihaknya fokus pada program infrastruktur yang tertunda akibat Refocusing tahun 2020 dan 2021. “Ditambah lagi infrastruktur yang rusak akibat bencana, itu juga menjadi program skala prioritas kami juga, selain infrastruktur menuju kawasan wisata yang perlu mendapat perhatian dan ada tiga wilayah di Kabupaten Malang yang infrastrukturnya untuk segera dikerjakan seperti Kecamatan Singosari di Desa Dengkol, jalan raya Krebet Bululawang dan Sukoharjo Kepanjen jalan ke tiga wilayah tersebut rusak parah perlu segera diperbaiki,” pungkas Suwignyo.
Penulis: Achmad Soeseno/Bagus Yudistira
Editor: Rahmat Mauliady



























