Mantan Ketua Dewas Kritik Proses Rekrutmen Dirut RRI

Freddy Ndolu
Freddy Ndolu

Jakarta, PONTAS.ID – Mantan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Freddy Ndolu dmenyampaikan kritik keras pada Dewas RRI saat ini terkait proses penjaringan calon direksi yang tengah berlangsung.

Kriktik pertama, terkait transparansi penjaringan calon direksi. Tautan situs pendaftaran calon direksi RRI tidak dapat diakses oleh publik setelah diumumkan di portal rri.co.id dan terdapat juga di laman Antaranews.com. “Semua harus dibuka,” ujar Freddy dalam siaran persnya, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, Ia juga menyoroti soal perubahan batasan usia pendaftar calon direksi dari batas bawah 30 tahun menjadi 40 tahun usia pendaftar. Kata Dia, “Dulu juga pernah, bikin pengumuman kaya umur, waktu zamanya Pardi Hardi,”.

“Itu kan dulu batasnya 56 tahun lalu naik ke 58, kaya gitu batas atas. Itu di tengah jalan sesudah iklan dulu. Itu saya kritik kenapa begitu,” ujar Freddy.

Ia mengatakan, hal seperti demikian seharusnya tak boleh terjadi. Lebih jauh, Dewas juga harus independen dalam penjaringan calon direksi.

“Dulu kita di Dewas berantam bahkan dulu tegang dukung mendukung Dewas kepada orang tertentu, itu pelanggaran berat. Seharusnya Dewas menjaga etika dan kehormatan karena memilih Direksi LPP ini beda jauh dengan memilih Direksi di media swasta,” tegas Freddy.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleRanperda 2022, Pemkab Malang Sampaikan Jawaban ke DPRD
Next articleHadiri COP26 Glasgow, DPR Kampanyekan Teknologi Hijau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here