Bali Dibuka Kembali, Cak Imin: Semoga Industri Pariwisata Segera Bangkit

Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah memutuskan untuk segera membuka kembali pariwisata di wilayah kepulauan seperti Pulau Bali dan Kepri yang level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakatnya sudah menurun.

Pemerintah juga akan mengurangi masa karantina bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai dari 8 hari menjadi 5 hari. Kebijakan itu diperkirakan akan menambah minat turis asing berlibur ke Pulau Dewata.

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengaku bersyukur pandemi Covid-19 beransur menurun dan pariwisata Bali kembali dibuka.

“Alhamdulilllah kita cukup bangga, bersyukur, akhirnya Bali dibuka kembali. Wisatawan domestik sudah mulai ramai datang ke Bali. Hari ini kita saksikan aktivitas pariwisata mulai geliat membanggakan,” ujarnya, Senin (11/10/2021).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpesan agar masyarakat yang berkunjung ke Bali agar tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat sehingga kondisi yang sudah membaik tidak kembali memburuk.

“Jangan lupa tetap menggunakan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan terus menerus jaga kebersihan tangan kita,” tuturnya.

Pria akrab disapa Cak Imin, bersyukur dan bangga karena Indonesia akhirnya bisa lolos tahap awal dari pandemi setelah hampir dua tahun Covid-19 ada di Indonesia.

“Tapi kita harus terus berjuang agar mengurangi menghindari penularan Covid-19. Tetap berolahraga, terus jaga kesehatan. Semangat untuk Indonesia maju,” serunya.

Sebelumnyaaaa, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bahwa selama ini perekonomian Bali 54% langsung bersentuhan dengan pariwisata, dan lebih dari 70% yang tidak langsung. Pereknomian Bali langsung mengalami kontraksi cukup dalam hingga 9,3% pada 2020. Ini merupakan catatan terburuk yang pernah terjadi di Bali.

“Sekarang kunjungan wisata mulai lagi. Di Bandara Ngurahrai ada sekitar 7 ribu sehari. Dan 15 ribu perhari pengunjung ke Bali. Ini ada diskon besar 50 persen,” ujar Wayan Koster, Minggu (10/10/2021).

Diketahui, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk mempersiapkan pembukaan pariwisata di wilayah kepulauan seperti Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) yang level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakatnya sudah menurun.

Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang membahas pembukaan aktivitas ekonomi dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Ratas tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait mobilitas dan melihat situasi yang ada di kepulauan seperti Bali ataupun Kepri yang levelnya sudah turun, dan dipersiapkan untuk bisa dibuka kembali.

Penuli: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here