SERGAI, PONTAS.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Sumatera Utara, Enny M. Pasaribu melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KMDT Sergai yang bertempat di aula Woong Rame Pantai Cermin kecamatan Pantai Cermin – Sergai, Sabtu (25/9/2021).
Pelantikan diikuti secara virtual oleh Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) KMDT, St. Edison Manurung yang saat itu lagi melantik kepengurusan KMDT Provinsi Papua dan DPW/DPD kabupaten/kota yang sudah berdiri di Indonesia bahkan KMDT yang Cabangnya sudah berdiri di luar negeri.
Ketua Umum DPW KMDT Sumut, Enny M br Pasaribu dalam arahannya mengatakan, kalau KMDT Sergai sudah menyebarluaskan perkembangan organisasi dan pariwisata, banyak potensi yang ada di kabupaten ini.
“KMDT sudah mempunyai AD/ART tingkat nasional yang disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM – RI (Menkumham) terkait kepentingan pelestarian lingkungan, budaya dan ekonomi di Danau Toba. Keputusan tetap mengacu ke pada AD/ART organisasi,wajib dilaksana kan oleh seluruh anggota KMDT yang berdasarkan konstitusi,” ujarnya
Untuk itu, pihaknya memberikan kewenangan kepada KMDT Sergai, asal sesuai AD/ART KMDT. Terpenting, tidak ada politik di dalam KMDT atau membawa nama partai politik, kalau mau berpolitik silahkan diluar KMDT, agar organisasi ini bisa diterima diseluruh lapisan masyarakat.
“KMDT Sergai adalah DPD yang pertamakali dilantik di Provinsi Sumut, sesuaikan Tupoksi dengan mengacu kepada AD/ART dan hirarkinya dengan jenjang kepengurusan,” tandas Ketum DPW KMDT Sumut ini.
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum DPD Sergai yang baru dilantik, Joni Walker Manik setelah memperkenalkan pengurus DPD KMDT Sergai, juga memberikan apresiasi kepada Panitia Pelaksana Pelantikan yang sukses menyelenggarakan acara ini.
“Kaldera Toba nantinya akan disinergikan dengan laut sebagai obyek wisata di Sergai, tentunya akan meningkatkan potensi wisata di Sergai dan Danau Toba, dimana Sergai sebagai pintu gerbang masuk menuju Geopark Kaldera Toba. KMDT Sergai berdiri untuk membantu pemerintah daerah dalam hal wisata baik di Sergai dan Sumut,” kata Joni Walker Manik.
Ketua Dewan Pakar KMDT Sergai, Soekirman secara singkat menggambarkan, kalau budaya dan wisata itu tentu nya harus memenuhi 4 unsur yakni, adanya ketersediaan transportasi, akomodasi, konsumsi dan atraksi.
“Kalau transportasi dan akomodasi dan konsumsi sudah terpenuhi, maka atraksi yang kita jual tentunya budaya dari daerah itu sendiri. Konsumsi kita harus menggandeng Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), agar nilai perekonomian daerah itu terangkat dan semua nya harus bersinergi,” katanya.
Sedangkan Ketua DPRD Sergai, Riski Ramadhan Hasibuan selaku Penasehat KMDT Sergai dalam sambutan secara virtual, mengapresiasi dilantiknya KMDT Sergai.
“Semoga budaya dan dampak perekonomian dimasa pandemi Covid-19 ini, mampu meningkatkankan ekonomi masyarakat dengan terbantunya UMKM menembus pasar di kawasan Danau Toba,” kata Riski.
Ketum DPP KMDT Indonesia, St. Edison Manurung secara virtual mengapresiasi terbentuk dan dilantiknya KMDT Sergai.
“Sebagai pintu masuk ke Danau Toba, KMDT Sergai harus mampu menjadi jembatan dan menyiapkan SDM yang terampil. Karena kita bukan memperkenlkan Danau Toba sebagai obyek wisata, tetapi bagaimana kita mampu berpikir dan merencanakan melestarikan Danau Toba itu, agar tetap dikenal sebagai Geopark Kaldera Toba yang mendunia,” ujar Edison Manurung.
Turut hadir, Sekretaris KMDT Sumut, Debby br Panjaitan, Bendahara KMDT Sumut,Ani Vera br Manulang, Ketua Dewan Pakar KMDT Sumut, Binari Manurung,pakar budaya Batak, Soekir man,Dan Ramil 11/PC, Camat Pantai Cermin dan Wakapolsek Pantai Cermin serta Pengurus KMDT Sergai yang dilantik.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Rahmat Mauliady




























