Kasudindik I Jakarta Utara Gaungkan P4GN di Lingkup Sekolah

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti menyatakan empat langkah dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkup sekolah.

Upaya ini diterapkan dalam bentuk kolaborasi baik antar sekolah, orang tua, tokoh masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya (stakeholder).

“Upaya P4GN tentunya kita gaungkan terus agar siswa tidak tergoda terhadap narkoba,” kata Sri Rahayu saat ditemui dalam acara pembekalan materi P4GN kepada perwakilan tenaga pendidik di Hotel All Sedayu, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/9/2021).

Sri menjelaskan upaya pertama dengan memberdayakan sekolah kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta untuk senantiasa menyampaikan materi P4GN kepada siswa kelas 10 dan 11 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Lantas upaya kedua melalui kegiatan pramuka baik secara dalam jaringan (daring) maupun tatap muka.

“Kegiatan Pramuka tentu sangat intens dalam menyampaikan materi P4GN ini,” jelasnya.

Upaya yang ketiga yakni disebutkannya melalui pembelajaran karakter dengan tujuan membentuk karakter siswa anti narkoba. Sedangkan yang terakhir dengan pelibatan komite sekolah dengan orang tua yang intens menggaungkan P4GN baik secara langsung maupun media sosial.

“Narkoba ini salah satu hal yang tidak baik, untuk itu orang tua wajib memberikan satu role model atau contoh bagi anak sejak usia dini. Yaitu menyontohkan kedisiplinan, kesadaran untuk berbuat baik, gotong royong, dan saling melayani agar hal baik tertanam lebih dalam pada anak dibanding hal yang tidak baik,” papar Sri.

Peranan tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) tokoh kepamongan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasa Wisma, pengurus RT/RW, hingga aparatur kelurahan dan kecamatan pun dinilainya penting dalam menyukseskan P4GN tersebut.

Termasuk kolaborasi stakeholder untuk senantiasa mendukung dalam penyampaian materi P4GN kepada siswa.

“Tokoh yang ada di lingkungan masyarakat memegang peranan penting terkait dengan P4GN ini. Tokoh ini yang diamanatkan pemerintah untuk memberikan sosialisasi dan senantiasa peduli terhadap P4GN dimana pun berada,” tutupnya.

Penulis: Suwarto
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleHacker China Acak-acak 10 Kementerian, Polri masih Koordinasi
Next articleBentuk Herd Immunity, Lurah Cilandak Barat Imbau Warganya Ikut Vaksinasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here