Pandemi, Tradisi Santunan Anak Yatim di Kepandean Tetap Berlangsung

Tegal, PONTAS.ID – Warga Desa Kepandean, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal tetap bersemangat untuk berdonasi dalam tradisi santunan anak yatim di Masjid Al Hikmah dan Musholla Baitul Makmur di masa pandemi saat ini. Tradisi santunan anak yatim di desa Kepandean ini merupakan agenda rutin setiap Bulan Sura.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Panitia Santunan Masjid Al-Hikmah Slamet dan Ketua Musholla Baitul makmur Dedi Iswanto.

“Kegiatan ini telah berlangsung bertahun-tahun hingga saat ini, tradisi itu terus terjaga, bahkan antusias masyarakat semakin tinggi,” kata Slamet, Jumat (20/8/2021).

Selain itu, sambungnya, panitia juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Seperti emakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun,” jelasnya.

Slamet mengungkapkan, kegiatan santunan di masjid Al-Hikmah diikuti 73 anak Yatim-piatu. “Sementara di Musholla Baitul Makmur sebanyak 12 anak Yatim-piatu,” ungkapnya.

Sementara itu, salahsatu tokoh masyakat H. Raksa menjelaskan, kegiatan ini setiap tahun donasinya terus bertambah. “Donasi tidak hanya dari warga desa saja, tapi juga dari perantau di kota, ada juga mereka berasal dari desa Kepandean,” katanya.

Dengan adanya semangat peduli itu, kata H. Raksa, pihak pemerintah desa mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur dan panitia. Baik panitia di Desa kepandean juga semoga donasi yang terkumpul bisa lebih banyak lagi di tahun-tahun mendatang.

“Kesadaran masyarakat di sini sangat tinggi untuk bersedekah. Mereka selalu berbagi,” tutup H.Raksa

Penulis: Teguh
Editor: Ahmad Rahmansyah.

Previous articlePPKM Level 3, Kapolsek Martapura Perketat Prokes
Next articleTP PKK Jakpus Panen Ikan dan Sayuran di 37 Titik Urban Farming