PPKM Mikro, Polres OKU Timur Sekat Perbatasan Waykanan

Oku Timur, PONTAS.ID – Kasatlantas Polres Oku Timur, Akp Yudhi Cahyono gencarkan PPKM Mikro dengan melibatkan personil satlantas, TNI-Polri, Satpol-PP dan ASN. Pemberlakuan PPKM mikro perketat ini, dilaksanakan dengan pemberhentian kendaraan yang akan memasuki wilayah Oku Timur seperti diperbatasan Waykanan Lampung.

Menurutnya, pemberhentian kendaraan tersebut maksud tujuan mengecek surat vaksin dan test swab atau pcr guna membatasi mobiltas.

“Peran aktif kita selama PPKM mikro ini, salah satunya melakukan pembatasan mobilitas masyarakat sesuai apa yang sudah diarahkan pemerintah. Bagi masyarakat yang tidak terlalu banyak kepentingan dan berada diluar rumah, kita membatasi mobilitas mereka,” kata Yudhi saat ditemui PONTAS.id diruangannya, Jumat (23/7/2021).

Yudhi menjelaskan, salah satunya diperbatasan Waykanan menuju Kabupaten Oku Timur, mobil atau motor akan dihentikan oleh personil satlantas. “Mereka diperiksa surat vaksin dan swab atau pcr-nya. Bila pengendara lengkap akan diperbolehkan masuk kewilayah kita, namun jika tidak ada akan kami minta putar balik,” jelasnya.

Adapun yang diperbolehkan, lanjutnya, seperti bagian dari pekerja esensial dan kritikal. Diperbolehkan juga apabila ada hal hal yang mendesak sangat perlu seperti ke rumah sakit atau saudara ada yang meninggal.

“Masa PPKM mikro perketat ini, yang masih bisa diperbolehkan aktivitas secara 100 persen adalah dari bidang esensial dan kritikal, tapi kalau yang tidak mempunyai kepentingan atau hanya jalan-jalan kita minta mereka putar balik,” ujarnya.

Selain itu, Satlantas Polres Oku Timur juga selama PPKM miki melaksanakan operasi yustisi dan pengawalan Vaksin sesuai permintaan dinas kesehatan apabila ada Vaksin yang dikawal dari Provinsi sampai ke wilayah. “Sekaligus bila dinas kesehatan dan puskesmas membutuhkan pengawalan Oksigen kami siap untuk melakukan pengawalan,” kata dia.

Kita juga selalu memberi imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi prokes 5M.

“Karena dengan mematuhi prokes kita berharap penularan Covid-19 ini diwilayah Oku Timur ini bisa menurun. Karena jika warga kita yang tidak patuh, apa yang menjadi kebijakan dari pemerintah untuk menekan penyebaran virus ini sulit untuk dilaksanakan” tutupnya.

Penulis: M. Abdi Nurroin
Editor: Ahmad Rahmansyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here