Penambahan Anggota Dewan Pers, SMSI: Minimal 15!

Jakarta, PONTAS.ID – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendorong penambahan Anggota Dewan Pers (DP). Sebab, sejak Juli 2020, SMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers setelah melalui aturan dan mekanisme yang ada.

Gagasan ini mengemuka dalam rapat pleno yang diikuti 34 perwakilan SMSI dari seluruh Indonesia secara virtual, Rabu (28/7/2021) sore.

“SMSI akan mengirimkan calonnya untuk turut mengisi posisi anggota Dewan Pers untuk periode yang akan datang,” kata Ketua Umum SMSI, Firdaus saat memimpin rapat.

Saat ini Dewan Pers periode 2019-2022 dengan Ketua M Nuh, memiliki sembilan anggota yang berasal dari perwakilan organisasi wartawan, perusahaan pers dan tokoh masyarakat.

“Nanti nama yang diusulkan, akan disaring kemudian diajukan menjadi calon anggota DP. Dan, calon dari SMSI tidak boleh hanya bekerja untuk SMSI, tapi harus memperhatikan semuanya, semua kelompok, dan semua konstituen DP, demi kemajuan dan kemerdekaan pers,” tegas Firdaus.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus menegaskan dirinya menolak dimajukan sebagai calon Anggota Dewan Pers dari SMSI, “Agar adil, hanya pengurus yang kita usulkan dan Ketua Umum SMSI tidak perlu diusulkan untuk menjadi anggota dewan pers,” kata Firdaus tegas.

Usulan jumlah anggota itu sebenarnya telah disepakati oleh pengurus Pusat dan diusulkan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus dalam rapat virtual yang diselenggarakan DP yang dihadiri para konstituen DP 16 Juli 2021.

Firdaus mengusulkan perlunya menambah anggota DP dari 9 orang seperti yang berlaku belakangan ini, menjadi 15 orang.

Percepatan Pendataan
Senada dengan Firdaus, Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Pusat juga berpendapat, dua pilihan yakni lima belas atau tiga orang anggota DP tersebut.

“Supaya urusan-urusan seperti pendataan dan verifikasi yang selama ini menunggu kehadiran anggota DP, dapat segera diselesaikan. “Ini penting. Di daerah masih banyak perusahaan pers yang belum didata,” kata Lumi.

Pada kesempatan yang sama, M. Nasir selaku sekretaris Jenderal SMSI juga mengatakan, rencana usulan jumlah anggota DP itu telah mempertimbangkan beban tugas DP seiring pertambahan jumlah media massa yang sekarang meningkat di seluruh Indonesia.

Nasir juga berharap, dalam kondisi sulit di masa pandemi Covid-19 seperti ini, DP mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi terkini. “Bisa menggerakkan seluruh potensi konstituen dengan pola mengakomodasi untuk bergerak bersama,” kata Nasir.

Rapat pleno yang dimoderatori oleh Wakil Sekjen SMSI Yono Hartono, memberi kesempatan seluruh peserta pleno untuk menyampaikan masukan dan usulan berbagai hal, terutama terkait pengembangan perusahaan media siber.

Rapat pleno SMSI yang juga membahas perkembangan pelaksanaan program Komisi Penanggulangan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang mendapat kritik keras dari kalangan pengusaha siber anggota SMSI, menyepakati rencana usulan anggota DP berjumlah 15 orang.

Rapat dihadiri juga Pengurus harian SMSI Pusat antara lain, Bendahara Iwan Jamaluddin, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Retno Intani ZA, , Ketua Bidang Luar Negeri Aat Surya Safaat, Wasekjen Heru.

Anggota Penasihat SMSI Ervik Ary Susanto, dan Ketua Bidang Hukum, Arbitrase, dan Legislasi Hendra J. Kede.

Penulis: Ahmad Rahmansyah
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here