Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Fahawisah Mahabatan mengambil keputusan sikap atas keluhan masyarakat Tanah Bumbu. Masyarakat merasa kesulitan, karena nyaris sepanjangan Jln. Nasional, Tanah Bumbu belum tersentuh penerangan yang memadai bahkan sebagian wilayah tidak ada Penerangan jalan umum (PJU).
Tentunya, kondisi seperti ini membuat akses transportasi darat rawan kecelakaan dan menyulitkan pengguna jalan.
“Kami berusaha memberikan solusi dengan berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan, terkait PJU,” kata Fawahisah Mahabatan usai menggelar rakor dengan BPTD Kalsel, di desa Malintang, kecamatan Gambut, kabupaten Banjar, Jumat (16/7/2021).
Dalam rakor tersebut, legislator Tanah Bumbu ini menyampaikan keluhan masyarakat, agar kedepan jalan nasional yang melintasi Bumi Bersujud dipasang penerangan.
“Karena jalan berstatus nasional merupakan tanggung jawab Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XV,” kata Fawahisah.
Menurut politisi PAN ini, BPTD Wilayah XV harus fokus melakukan penyediaan PJU, karena kabupaten Tanah Bumbu sudah terus berkembang menjadi kabupaten maju.
“Aktivitas masyarakat kabupaten Tanah Bumbu sekarang ini semakin tinggi, sehingga arus lalu lintas juga berlangsung hingga malam hari. Dibutuhkan penerangan jalan yang layak untuk mengurangi kerawanan kejahatan dan kecelakaan,” kata dia.
Selain itu, lanjutnya, hal ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap Tanah Bumbu yang menjadi salah satu kabupaten penyanggah ibu kota baru (IKN) Indonesia. Karena berbatasan dengan Penajam Paser Utara, lokasi ibukota negara yang ditetapkan presiden.
“Yang tak kalah prioritas, mewujudkan program Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah, seperti mimpi bupati Zairulllah Azhar dan wakil bupati Muhammad Rusli,” tegasnya.
Senada, Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya menyebutkan, PJU sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.
“Saya berharap, PJU di Tanah Bumbu nantinya diutamakan menggunakan lampu berwarna kuning, karena tidak menyilaukan pandangan, dan mampu menembus kabut serta hujan,” ujarnya.
Alasannya, kata Andi, langkah itu patut diperhatikan demi kenyamanan pengendara dan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPTD Wilayah XV, Zulmardi merespon keluhan dan permintaan para legislator Tanah Bumbu dan pihaknya akan mempertimbangkan untuk ditindaklanjuti.
Turut hadir, Kepala BPTD Wilayah XV, Zulmardi, didampingi sejumlah Kabid dan Kasi pada institusi dibawah Kementerian Perhubungan RI tersebut.
Penulis: Zainal Hakim
Editor: Ahmad Rahmansyah.

















