Pasuruan, PONTAS.ID – Akibat musim pancaroba, para petani di Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur mengeluh karena mereka tidak menuai hasil atau Rugi.
Padahal, biasanya setiap tahun petani ini menanam Semangka, Garbis dan Timun mas pada musim kemarau ini. Tetapi akibat hujan yang turun sehari semalam seminggu yang lalu mereka gagal panen.
Salah seorang petani yang juga warga Satak Manaruwi Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan bernama Wahyu Prasetyo mengatakan, dirinya merasa rugi dengan menanam Semangka dan Garbis di tahun ini.
Tak disangka, Wahyu mengungkapkan hektaran sawah yang ditanaminya ini mengalami kerugian sekitar Rp. 15 Juta. “Apalagi tanaman semangka belum bisa di panen sama sekali /rusak,” katanya saat ditemui PONTAS.id, Rabu (14/7/2021).
Kata Wahyu, kalau tanaman Garbis dan Timun mas meskipun masih belum cukup usia masih bisa saya panen. “Itupun menunggu sampai warna kulit kekuningan dan matang dengan sendirinya di tempat,” kata dia.
Sedangkan Semangka, lanjut Wahyu, saat di panen sekitaran usia 60 hari (2) bulan sudah cukup tua. “Semenjak ada hujan yang berkepanjangan belum 60 hari sudah rusak dan gagal panen,” keluhnya.
“Ya beginilah resiko petani kadang untung dan kadang rugi. Mudah-mudahan diwaktu yang akan datang tidak ada kendala hujan lagi,” tutupnya.
Penulis: Abdullah
Editor: Ahmad Rahmansyah.















