Pantau Arus Mudik, Menhub Cek Pergerakan Penumpang di Kali Adem

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis berkunjung ke Palabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (14/5/2021) pagi.

Kedatangannya bersama pemangku kepentingan transportasi laut untuk memastikan pergerakan penduduk dalam zona aglomerasi berjalan sesuai dengan harapamln menyusul pembatasan mudik selama perayaan Idul Fitri 1442 H.

“Kali Adem merupakan titik pergerakan penumpang dari dan menuju destinasi wisata Kepulauan Seribu. Hari ini tercatat 1.768 penumpang yang berangkat. Itu sesuai dengan kapasitas 50 persen pelabuhan Kali Adem,” kata Menhub.

Kemudian, Menhub juga terlihat berkeliling di wilayah perairan Muara Angke dengan menggunakan kapal milik Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya, sesaat setelah tiba di Muara Angke, Menhub juga memantau pos pemeriksaan Covid-19 sekaligus menyapa penumpang kapal yang menuju Kepulauan Seribu disertai dengan membagikan makanan.

Mengakhiri kunjungannya, Menhub menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Polri yang membantu pelaksanaan dan penyediaan rapid tealst Antigen Covid-19.

“Terima kasih pada Polri yang melakukan rapid antigen, melakukan pengamanan. Namun, jumlah antigen dan petugas yang disiapkan relatif sedikit. Oleh karenanya tadi saya koordinasi dengan Pak Doni Monardo dan satgas. Minta mulai besok ditambah jumlah antigen dan petugasnya,” tutur Budi.

Puncak Arus Balik
Sehari menjelang Idul Fitri 1442 H, Menhub mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan pada arus balik, Minggu (16/5/2021). Imbauan itu dimaksudkan untuk memecah konsentrasi massa atau penumpukan pada hari yang sama.

“Saya minta kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan di tanggal yang sama, karena hari itu pasti ada suatu konsentrasi,” ujar Budi saat meninjau pos penyekatan mudik di Km 31 Jalan Raya Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (12/5/2021).

Menurut Budi, pada hari ke-7 masa larangan mudik telah terjadi penurunan perjalanan transportasi udara, air, dan kereta api.

Dibandingkan masa Lebaran pada situasi sebelum pandemi, penurunan pelaku perjalanan cukup signifikan hingga menyentuh angka 70 persen-90 persen.

“Kami apresiasi masyarakat yang telah memahami maksud dan tujuan pemerintah melakukan peniadaan mudik, sehingga akhirnya mengurungkan niat untuk melakukan perjalanan mudik tahun ini,” kata Menhub.

Budi lantas meminta kepada petugas di lapangan agar tetap konsisten dalam menegakkan aturan penyekatan hingga masa larangan mudik selesai.

Penulis: Ahmad Rahmansyah
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here