PLN Pasok Setrum 4.8 MW ke PT Cheil Jedang Indonesia

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril

Jakarta, PONTAS.ID – PT PLN (Persero) resmi memasok kebutuhan listrik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), perusahaan multinasional asal Korea Selatan, sebesar 4,8 megawatt (MW).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, menuturkan, komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama program captive incentive sebesar 4.8 MW antara PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur dengan CJI yang dilakukan di Kantor CJI, Pasuruan, Jawa Timur.

“PT Cheil Jedang Indonesia secara resmi telah mengikuti program captive incentive dari PLN dan menjadi perusahaan pertama di Jawa, Madura, dan Bali yang memanfaatkan program ini. Harapan kami, layanan yang kami berikan dapat berkontribusi meningkatkan kompetisi produk PT CJI di pasar internasional dan mempererat hubungan baik antara PLN dan PT CJI yang terjalin sejak 1988,” papar Bob Saril, dikutip dari siaran pers, Selasa (23/3/2021).

Bob bilang, program captive incentive dari PLN ini memberikan potongan tarif tenaga listrik kepada perusahaan yang beralih dari pembangkit sendiri menggunakan pasokan listrik dari PLN yang andal.

Melalui program ini, kata Bob, diharapkan pelanggan bisnis dan industri juga bisa melakukan efisiensi biaya operasionalnya. Kondisi kelistrikan di Jawa Timur aman dan surplus untuk mendukung kebutuhan PT CJI maupun perusahaan lain yang menggunakan pasokan listrik PLN dalam kegiatan operasionalnya. Meurutnya, per Maret 2021, daya mampu Jawa Timur sebesar 8.235 MW dengan beban puncak siang hari mencapai 5.336 MW dan malam hari 5.240 MW.

“Dengan ketersediaan cadangan daya yang cukup dan bahkan diekspor ke Jawa Bagian Tengah, juga Bali, kami optimistis kesempatan berinvestasi dapat terbuka lebih lebar kepada seluruh pelaku investasi untuk masuk dan berinvestasi di berbagai macam sektor yang ada di Jawa Timur,” tandas Bob.

Sementara, Vice President Director PT Cheil Jedang Indonesia, Yoon Tae Sang, mengatakan, pertimbangan keikutsertaan CJI dalam program captive incentive ini antara lain suplai pasokan listrik PLN stabil dan ramah lingkungan, serta tentunya dapat menguntungkan kedua belah pihak untuk dapat berkembang dan menjaga stabilitas produk.

Ia pun berharap, dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama, hubungan antara PT CJI dan PLN dapat terus berjalan dengan baik. Selama kurun waktu 2 tahun ke depan, PT CJI berkomitmen untuk mengalihkan energi listrik dari salah satu unit mesinnya ke sistem pasokan listrik PLN.

Penulis: Riana

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleRancang Masa Depan Pembangunan Nasional, MPR Serap Hasil Riset ITB
Next articleBamsoet: Badan Pengkajian MPR Matangkan Substansi PPHN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here