Jakarta, PONTAS.ID – PT PLN (Persero) menyebet penghargaan Marketing Sustainibility Brand (MSB) pada ajang Marketeers iClub, yang digelar oleh MarkPlus Inc dan Marketeers, kemarin.
Adapun, penghargaan tersebut diberikan kepada PLN atas program Gerakan Konversi Kompor LPG ke Kompor Induksi.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril, menuturkan bahwa program Gerakan Konversi Kompor LPG ke Kompor Induksi hadir sebagai upaya PLN mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal.
“Perlu kita ketahui, elpiji yang kita konsumsi sebagian besar memang masih impor, sementara listrik adalah energi berbasis lokal. Kami targetkan subsidi elpiji dalam lima tahun akan turun sekitar Rp 4,8 triliun,” tutur Bob, Sabtu (7/11/2020).
Bob bilang, dengan melakukan konversi ke kompor induksi juga akan meningkatkan konsumsi energi listrik dan energi bersih. Pada tahun 2019, penggunaan listrik per kapita baru mencapai 1.084 kilo Watt hour (kWh) per kapita, PLN menargetkan konsumsi listrik per kapita meningkat menjadi 1.142 kWh.
“Dari sisi marketing, dengan meningkatnya konsumsi listrik tentu akan meningkatkan penjualan dan pendapatan, sehingga PLN dapat semakin tumbuh,” ujar Bob.
Bob juga menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai upaya PLN menghadapi disrupsi yang menjadi tantangan bagi bisnis PLN.
“Kompor induksi juga lebih bersih dan hemat karena kompor induksi relatif lebih efisien. Dalam pengoperasiannya lebih aman dan lebih mudah,” tandas Bob.
Sebagai informasi, untuk mendorong penggunaan kompor induksi, PLN akan menyiapkan program promo layanan PLN bagi pengguna kompor induksi, seperti tambah daya ataupun penyambungan baru.
“PLN juga telah bekerjasama dengan penyedia kompor induksi dan gerai-gerai penjualan untuk mendorong ketersediaan produk kompor induksi yang terjangkau di pasar,” pungkas Bob.
Penulis: Riana
Editor: Luki Herdian


























