Kementerian ESDM Apresiasi Bantuan PLN ke Pengungsi Sinabung

Penyerahan bantuan token listrik gratis selama satu tahun untuk pengungsi Gunung Sinabung /Foto: ESDM

Jakarta, PONTAS.ID – PT PLN (Persero) telah membagikan token listrik gratis kepada 286 Kepala Keluarga (KK) warga Hunian Sementara (Huntara) pengungsi Gunung Sinabung, terhitung mulai Senin (9/4/2018).

Pembagian ini menyusul permintaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan agar pengungsi Gunung Sinabung mendapatkan listrik secara gratis.

“Syukur Alhamdulilah, usulan Bapak Menteri tersebut langsung diimplementasikan oleh PLN,” kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi di kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, seperti dikutip PONTAS.id dari laman esdm.go.id, Selasa (10/4/2018).

Hendra mengungkapkan, pada saat kunjungan Jonan ke Kabupaten Karo, pertengahan Maret lalu, Menteri meminta agar masing-masing Huntara mendapat satu kWh-meter, dan selanjutnya listrik Huntara digratiskan, “PLN telah melaksanakan arahan Bapak Menteri dengan baik,” terang Iswahyudi.

Bantu Ekonomi Keluarga
Sebagaimana diketahui, pengungsi Sinabung di Huntara 3 di Kecamatan Simpang Empat yang dihuni sekitar 180 KK menyampaikan keluhan mereka kepada Menteri Jonan, terkait masalah air tanah dan penerangan jalan umum, serta biaya listrik

Mendapatkan bantuan ini, Asni Boru Karo, mewakili 88 keluarga penghuni Huntara Desa Kuta Tengah menyebutkan bahwa sebelum adanya listrik gratis ini, pengeluaran mereka untuk listrik cukup besar, “Terima kasih atas bantuan listrik gratis, harapan kami kalau bisa tidak hanya satu tahun tapi selama kami tinggal di sini (Huntara),” kata Asni.

Sementara itu Direktur Human Capital Manajemen (HCM) PT PLN (Persero) Muhammad Ali menyampaikan bahwa pihaknya memberikan bantuan token listrik gratis untuk penghuni Huntara selama satu tahun dengan nilai total mencapai Rp 279.902.938.

“Kami harap program ini dapat mendukung kegiatan ekonomi dan membantu pengungsi Huntara untuk memulai menata perekonomian keluarga kembali,” kata Ali

Editor: Hendrik JS

Previous articleData Bocor, Polisi Bakal Panggil Facebook
Next articleCuti Lebaran Tambah Dua Hari Belum Final

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here