Tanjab Timur, PONTAS.ID – Nelayan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi mengeluhkan kualitas bahan bakar minyak (BBM) solar yang digunakan saat melaut. Pasalnya, selain menimbulkan masalah juga berpotensi merusak mesin kapal.
“Nasib baiknya rusak di dekat sini. Bagaimana kalau rusaknya pas di tengah laut? Bahaya bagi kami nelayan!” kata salah seorang nelayan Nipah Panjang, bernama Slaming kepada wartawan, Senin (15/2/2021).
Dia pun meminta Pemerintah Daerah dan Pusat dapat memberikan solusi bagi nelayan agar tetap selamat saat pergi melaut.
“Bagaimana caranya kami mendapatkan solar yang kualitas nya bagus, agar kami bisa melaut tanpa rasa was was. Kalau kapal rusak jelas mengancam keselamatan kami di laut,” katanya.
Terpisah, Camat Nipah Panjang, Helmi Agustinus mengaku telah menyampaikan permasalahan yang dialami nelayan kepada Pemerintah Kabupaten dan tengah merencanakan pengadaan Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN).
“Rencananya di kecamatan Nipah Panjang akan didirikan SPDN. Saat ini lagi dikoordinasikan dengan pihak pertamina untuk menyiapkan dokumennya,” ucap Helmi .
Penulis: Bambang Hermanto
Editor: Pahala Simanjuntak




























