Sidak Proyek Jalan Ngampon-Bendo, Ini Temuan DPRD Trenggalek

Trenggalek, PONTAS.ID – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Sukarodin memimpin inspeksi mendadak pada proyek Jalan Ngampon-Bendo yang baru selesai pada akhir Desember 2020 lalu. Kerusakannya, mulai dari retak-retak hingga jalan amblas.

“Ditemukan beberapa masalah, di antaranya ketebalan maupun hasil aplikasi dari material jalan yang tidak bisa merekat dengan sempurna,” kata Sukarodin kepada PONTAS.id, Senin (18/1/2021).

“Ketebalannya antara 1,5 hingga 2 Cm, kemudian antara aspal hotmix dengan dasarnya tidak menyatu. Ini masalahnya, karena suhu atau kurang bersih sehingga tidak menyatu. Karena saya lihat banyak tanahnya,” kata dia.

Pekan depan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, berjanji akan melakukan evaluasi bersama dengan pihak instansi terkait, “Nanti lebih lanjut OPD (organisasi perangkat daerah) kita panggil, mau kita tanyai terkait tentang spesifikasi,” ujarnya.

Soal kerusakan dan adanya jalan yang amblas, Sukarodin juga akan mendalami persoalan ini. “Apakah kesalahan pada perencanaan atau dalam pelaksanaanya,” katanya.

Sebagai informasi, proyek pemeliharaan berkala jalan Ngampon-Bendo ini dibiayai dari DAK (Dana Alokasi Khusus) yang bersumber dari APBD Trenggalek tahun 2020 senilai Rp.12,7 miliar.

Proyek yang di dikerjakan oleh PT. Sarana Multi Usaha mulai 27 Agustus hingga 21 Desember 2020.

Penulis: Agung /Saelan
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleMinim Perhatian, Jalan Akses Destinasi Wisata Pasuruan Rusak Berat
Next articleTepis Isu Berikan Izin Kapal Asing, Begini Klarifikasi KKP

1 COMMENT