4 Hari Hilang, Basarnas Hentikan Pencarian Afner Hutasoit

Sergai, PONTAS.ID – Tim Basarnas Medan dibantu personel Yon Arhanud, Koramil 10/SR dan Polsek Firdaus akhirnya menghentikan pencarian Afner G. Hutasoit (63) yang hilang bersama sepeda motornya.

Setelah empat hari melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang Sungai Gempolan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hasilnya tetap nihil,Selasa (2/12/2020).

Penghentian ini disampaikan Komandan Regu (Danru) Tim Basarnas Medan, Jiko Purba, usai melakukan penyisiran dari sungai dan darat hingga pertemuan sungai Gempolan dan sungai Bedagai.

“Setelah evaluasi di lapangan dan seuai Standar Operasi Prosedur (SOP), tim Basarnas menghentikan pencarian, tetapi tetap terus memantau dan jika diperlukan setiap saat terjun kelapangan kalau ada tanda-tanda temuan bukti,” kata Jiko kepada PONTAS.id di lokasi, Rabu (2/12/2020).

“Tadi kita sudah melakukan pertemuan dengan pihak Koramil, Polsek Firdaus, Kepala Desa Gempolan dan pihak keluarga. Sesuai SOP sementara kita hentikan dan menunggu jika ada tanda-tanda. Kita siap terjun bilamana diperlukan dan pihak keluarga dapat memaklumi,” kata Jiko.

Sementara, Kades Gempolan, Ibu Sianturi mengatakan telah berupaya secara maksimal untuk membantu pencarian. Kita Pemerintah Sesa kapan saja,siap membantu dan terus akan diupayakan,” kata dia.

Sebagai informasi, Afner G. Hutasoit Warga Jalan Kongsi Gg. Pribadi, Marindal Dalam, Kota Medan ini hilang saat pergi ke sawah di Dusun 4 Huta Tinggi Desa Gempolan Kecamatan Seibamban, Serdang Bedagai (Sergai) pada hari Sabtu (28/11/2020).

Hutasoit sejak pensiun dari PNS mulai mengurus sendiri sawahnya yang terletak di seberang sungai Gempolan atau berjarak sekitar 1 Km dis eberang rumah orangtuanya.

Pada saat kejadian, adik iparnya menyuruh anaknya Tommy Hutasoit (17) Hutasaoit yang pergi ke ladangnya mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro.

Tetapi setelah dicari ke sana ke mari tak berhasil, dan saat melintas di jembatan sungai Gempolan yang terbuat dari kayu dan berlubang di kanan kirinya, terlihat topi, sandal dan baju kerja yang diyakini milik Hutasoit di sisi jembatan.

Di balik topi itu juga ditemukan ponsel. Setelah mendengar peristiwa ini warga beserta pihak keluarga pun melakukan pencarian.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here