Kemenkop Dorong UMKM Ikut Pengadaan Barang dan Jasa

Jakarta, PONTAS.ID –  Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar aktif mengikuti pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Ini saja dimanfaatkan UMKM, potensinya sangat besar,” tutur Victoria, mengutip siaran resminya, Kamis (12/11/2020).

Victoria menuturkan, melalui Peraturan Presiden Nomor 16/2018 mewajibkan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah mencadangkan belanja pengadaan yang nilainya sampai dengan Rp 2,5 miliar untuk UMKM.

Oleh sebab itu, kata dia, pelibatan UMKM ini juga harus diperkuat dalam UU Cipta Kerja yang menyatakan bahwa 40 persen dari pengadaan barang dan jasa pemerintah diperuntukkan bagi UMKM.

Victoria bilang, pelaku UMKM dapat mengakses 3 platform digital yang diperuntukkan bagi UMKM untuk transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah, yaitu melalui Pasar Digital (PaDi) UMKM, Bela Pengadaan, dan Laman UKM.

“Ini bukan program yang dibuat hanya saat pandemi, tapi program yang akan berlangsung terus menerus. Semua aplikasi itu diperuntukkan bagi pelaku UMKM,” papar Victoria.

Victoria juga meminta, UMKM untuk memperhatikan kualitas produk yang akan masuk dalam transaksi belanja pemerintah. Dimana, produk harus memenuhi standar yang ditetapkan dan bahkan dapat bersaing secara global.

“Misalnya, pemerintah butuh furnitur untuk kantor, tapi baru sebulan dibeli sudah rusak. Ini akan jadi temuan BPKP. Saya harap, pelaku UMKM harus berpikir bisnis tidak lagi sekadar atau asal produksi,” bebernya.

Melalui pelatihan yang diberikan oleh Kemenkop UMKM, dia berharap, UMKM dapat segera masuk dalam laman transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sementara itu, salah satu pengusaha sablon di Medan, Yosephine Sembiring, mengatakan, dengan adanya aplikasi atau laman tersebut memberi kepastian baginya untuk ikut dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Selama ini banyak perantara yang datang menawarkan untuk ikut dalam pengadaan barang pemerintah. Dengan adanya aplikasi ini kami bisa langsung bekerja dengan pemerintah,” ujar Yosephine.

Penulis: Riana

Editor: Stevanny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here