Ada Laporan Ceceran Minyak, Begini Respon PHE

Dua anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yakni PHE ONWJ dan PHE OSES merespon laporan ceceran minyak mentah (oil spill) yang muncul di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Jakarta, PONTAS.ID – Dua anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yakni PHE ONWJ dan PHE OSES merespon laporan ceceran minyak mentah (oil spill) yang muncul di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Keduanya langsung melakukan pengecekan sejumlah fasilitas yang berada di Perairan Kepulauan Seribu.

Corporate Secretary PHE, Whisnu Bahriansyah, menuturkan, setelah mendapatkan informasi, PHE langsung melakukan pantauan udara untuk mengecek kondisi perairan Kepulauan Seribu.

Dari pantauan udara kemarin, tampak sejumlah titik oil spill di sekitar Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka.

“Titik oil spill juga ditemukan pada jalur pipeline fasilitas Zulu–Papa milik PHE ONWJ,” tutur Whisnu, dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2020).

Whisnu mengatakan, meski belum diketahui asal sumber spill, namun pihaknya bergerak cepat mengirimkan sejumlah kapal untuk mendekat ke titik-titik spill, untuk melakukan upaya pembersihan menggunakan fishcone sehingga oil spill tidak mendekat ke arah pulau.

“Kami secara proaktif berkoordinasi dengan stakeholders terkait, dalam hal ini adalah masyarakat pulau Panggang & Pulau Pramuka, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, KSOP Kepulauan Seribu, Taman Nasional Kepulauan Seribu dan  Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu,” papar dia.

Secara paralel, PHE ONWJ juga telah mematikan aliran produksi dari fasilitas Zulu sejak jam 17.00 WIB untuk sementara waktu, sambil melihat kondisi perairan besok pagi.

Sementara itu, PHE OSES juga aktif melakukan pengecekan fasilitas di Central Business Unit (CBU) dan sekitar Zelda Platform untuk memastikan apakah ada kebocoran pipa atau tidak.

Tim PHE berkordinasi dengan stakeholder untuk melakukan pembersihan serta men-support  peralatan yang dibutuhkan dan pengangkutan limbah untuk dikelola lebih lanjut.

“Bila memang hasil laboratorium menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian, maka Pertamina Hulu Energi tentunya peduli dan bertanggung jawab atas dampak yang dialami masyarakat serta lingkungan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Whisnu.

Penulis: Riana

Editor: Stevanny

Previous articleLeo Situmorang: Kita Dirikan LBH FBI di Seluruh Indonesia
Next articlePGN Siap Alirkan Gas dari Lapangan Kepodang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here