Akad Nikah Hanya Bisa Dilakukan di KUA Selama PSBB Jakarta

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DKI Jakarta, Saiful Mujab menyatakan pihaknya telah menutup layanan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA) menyusul diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Ia memastikan pelayanan akad nikah saat ini hanya bisa dilayani di KUA di seluruh DKI Jakarta saja.

“Dalam rangka pernikahan kita ikuti. Jadi untuk seluruh KUA sebisa mungkin di KUA. Karena kan biasanya nikah di luar terkait dengan tempat. Sementara hotel dan gedung gak bisa diizinkan. Sehingga sekarang kita tarik semua ke KUA,” kata Saiful, Senin (14/9/2020).

Saiful menyatakan keputusan tersebut berdasarkan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta agar pelayanan akad nikah hanya dilakukan di KUA saat PSBB berlangsung. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona melalui klaster pernikahan dalam pelaksanaan PSBB jilid II.

“Kita dukung apa yang sudah dikeluarkan oleh Pemda DKI, terkait kepentingan dalam rangka memutus mata rantai Covid,” kata dia.

Saiful menjelaskan bahwa pelaksanaan akad nikah di KUA wajib melaksanakan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Misalnya, kata dia, pihak KUA akan membatasi maksimal 5 pasang calon pengantin saja selama satu hari.

Lalu, nantinya para peserta prosesi akad nikah yang dilaksanakan di KUA hanya boleh diikuti sebanyak-banyaknya 10 orang.

“Nanti rentang waktunya di KUA juga minimal 2 jam. artinya biar tak terjadi penumpukan massa di KUA itu,” kata dia.

Saiful menegaskan pemberlakuan tersebut akan dimulai pada hari ini. Ia mengatakan akan membuat edaran sekaligus sosialisasi terkait rencana kebijakan tersebut bagi seluruh KUA yang ada di DKI Jakarta.

Sementara itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, Muharam Marzuki mengatakan layanan nikah di KUA tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat meski DKI menerapkan PSBB.

Muharam menjelaskan, layanan pernikahan di wilayah yang memberlakukan PSBB akan menerapkan protokol sesuai peraturan yang diberlakukan Gugus Tugas Covid-19 setempat. Selain itu, pendaftaran nikah juga hanya dilakukan secara online melalui situs simkah.kemenag.go.id.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here