Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah, mengatakan, banyak data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang harus divalidasi. Karenanya, Ida pun meminta para pekerja bersabar.
“Saya minta kepada teman-teman pekerja yang angkatan pertama belum mendapatkan subsidi ‘kapan giliran saya’ sing sabar jumlahe akeh (yang sabar, jumlahnya banyak) jadi mesti bertahap,” kata Ida, dalam pernyataannya, Selasa (1/9/2020).
Ida menuturkan, pada tahap pertama pekan lalu, sebanyak 2,5 juta pekerja seharusnya menerima subsidi gaji. Sedangkan, pada tahap kedua pekan ini, sebanyak 3 juta pegawai dijadwalkan akan menerima bantuan di rekening masing-masing.
Lebih lanjut, Ida pun meminta, para pekerja tidak khawatir dan bersabar menunggu pencairan dana tersebut.
Menurutnya, pekerja penerima bantuan subsidi gaji juga tidak harus mempunyai rekening di bank-bank milik pemerintah, tetapi rekening yang masih aktif di bank manapun.
“Sepanjang teman teman pekerja sudah terdaftar dan menyerahkan rekeningnya ke BPJS TK insyaAllah nyampai juga Rp 600 ribu per bulan ke rekeningnya teman-teman pekerja. Sing sabar,” tandas Ida.
Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berupaya mempercepat penyaluran bantuan subsidi gaji/upah tahap kedua bagi pekerja atau buruh yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta. Pekan ini, Kemenaker menargetkan sebanyak 3 juta pekerja bisa menerima subsidi gaji tahap kedua.
Penulis: Riana
Editor: Luki Herdian




























