Jakarta, PONTAS.ID –Setelah meresmikan Pertashop di wilayah Jawa Barat dan Banten pada pertengahan bulan Mei lalu, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III kembali meluncurkan 1 unit Pertashop di Kabupaten Garut. Tepatnya di Jalan Raya Selaawi-Blubur Limbangan, Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi.
Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, kehadiran Pertashop di wilayah Kabupaten Garut ini merupakan komitmen Pertamina untuk melayani kebutuhan energi masyarakat hingga ke pelosok desa. Sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Pertamina One Village One Outlet (OVOO).
“Pertashop ini menyediakan produk BBM jenis Pertamax, dengan kapasitas 3 KL. Untuk produk ini kami salurkan menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal Bandung Group,” jelas Dewi, dalam keterangannya, Senin (6/7/2020).
Selain di Desa Cigawir, Pertashop sebelumnya telah hadir di Kabupaten Garut yakni di Kecamatan Wanaraja. Melalui Pertashop, masyarakat akan mendapatkan BBM Pertamina yang kualitas, takaran, dan harga yang sama saat membeli BBM di SPBU.
Skema Kerjasama Bisnis Pertashop
Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi Pertamina berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM, LPG, dan pelumas Pertamina.
Pendirian Pertashop ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pertamina dengan pemerintah Desa yang difasilitasi melalui Nota Kesepahaman (Memo of Understanding/MoU) antara Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya, untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop di desa-desa wilayah Indonesia.
“Kehadiran Pertashop merupakan alternatif Pertamina untuk memperluas layanan penyaluran BBM dan LPG lewat kerjasama dengan berbagai pihak dan tetap mempertimbangkan aspek komersial lokasi yang diajukan. Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung layanan BBM dan LPG berkualitas serta ramah lingkungan, melalui Pertashop ini,” tandas Dewi
Lebih lanjut, Dewi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam penawaran kerjasama bisnis yang mengatasnamakan Pertamina.
“Karena Pertamina tidak menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pemasaran pengembangan usaha Pertashop,” pungkasnya.
Penulis: Riana
Editor: Stevanny



























