Jakarta, PONTAS.ID – Warga Tanah Abang mengeluhkan gunungan sampah yang ada di Pasar Lontar Kebon Melati, Jakarta Pusat. Selain menimbulkan aroma busuk yang menyegat, lokasi gunungan sampah itu juga berdekatan dengan Puskesmas Kebon Melati.
“Ini selalu menjadi masalah bagi warga sekitar, terutama soal penempatan tempat penampungan yang tidak tertata rapi,” kata salah seorang warga menjawab PONTAS.id, Kamis (25/6/2020).
Aroma tak sedap dari sampah pasar tersebut juga mengganggu pengguna jalan lantaran lokasi penumpukannya yang berada di Jln. Sabeni itu diletakkan hingga menutupi bahu jalan.
“Memang kesalahan dari pihak kita membuat penampungan sampah di pinggir jalan depan pasar. Tapi sampah itu setiap hari diangkut oleh dinas terkait,” ujar kepala pasar, Fadillah kepada, PONTAS.id, Kamis (25/6/2020).
Selain permasalahan sampah, kondisi Pasar Lontar Melati juga saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, sarana dan prasarana pasar sudah tidak mendukung lagi untuk kegiatan berdagang.
Terpantau, beberapa kios beralih fungsi menjadi tempat tinggal warga layaknya kos-kosan. Demikian dengan areal parkir terlihat sudah tidak memadai, sehingga membuat pedagang dan pengunjung tidak nyaman saat berada di areal pasar yang luasnya mencapai 1 hektare ini.
“Kondisi ini sudah cukup lama. Sangat menyedihkan dan memprihatinkan karena belum juga ada perhatian dari pemerintah daerah,” kata Fadillah.
Fadillah berharap, instansi terkait dapat segera membangun gedung Pasar Lontar Kebon Melati agar seperti pasar-pasar lainnya yang ada di Jakarta Pusat.
Penulis: Tajuli
Editor: Pahala Simanjuntak




























