Penyelesaian LRT Jabodetabek Molor Imbas Corona

Proyek LRT Jabodetabek
Proyek LRT Jabodetabek

Jakarta, PONTAS.ID – PT Adhi Karya (Persero) menyatakan, pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek baru akan rampung pada tahun 2022, mundur dari target semula yakni tahun 2021.

Direktur Operasi 2 Adhi Karya, Pundjung Setya Brata mengatakan, hal tersebut utamanya diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Pasalnya, dengan adanya pembatasan seperti protokol physical distancing sejak awal Maret 2020, pengerjaan LRT sempat terhambat.

“Sehingga pada waktu itu kita sempat mengalami produktivitas yang turun,” kata Pundjung, Kamis (4/6/2020).

Selain itu, Pundjung menyebutkan, proses pembebasan lahan untuk depo juga menghambat progres LRT Jabodebek. Sehingga, pihaknya memproyeksikan seluruh sistem dan uji coba tanpa masinis baru bisa dilaksanakan pada Maret 2022.

“Kita sudah memfungsikan secara penuh sistem persinyalan menjadi sistem tanpa masinis, itu di bulan Maret tahun 2022,” katanya.

Setelah itu, masih akan ada proses uji coba yang dilakukan langsung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama 3 bulan. Oleh karenanya, LRT Jabodebek baru akan beroperasi penuh pada Juni 2022.

Dengan mulai diterapkannya protokol normal baru atau new normal, Pundjung optimis intensitas pembangunan LRT akan dapat kembali bangkit secara bertahap.

“Dengan sudah adanya normal baru diharapkan kita bisa mulai lagi melakukan aktivitas dengan full speed mulai Juli,” ucapnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Idul HM

Previous articleOjol Boleh Operasi lagi, Gojek Bakal Wajibkan Penumpang Bawa Helm Sendiri
Next articleDKI Masuki Masa Transisi, KCI Tambah 60 Jadwal KRL