Jakarta, PONTAS.ID – Meski telah menerapkan Protokol Covid-19 secara ketat, pengelola Rumah Susun Muara Baru Jakarta Utara kembali memperketat pengawasan penerapan aturan ini demi mengamankan penghuni rusun.
“Kita langsung lakukan pengecekan kepada seluruh penghuni rusun. Jumlah titik penempatan hand sanitizer (cairan pembersih tangan) juga kita perbanyak, agar Covid-19 tidak sampai ke rusun Muara Baru,” kata Kepala UPRS Muara Baru, Sutanto saat dihubungi PONTAS.id, Jumat (29/5/2020).
Hal ini dijelaskan Sutanto, menyusul 23 warga Muara Baru, keluarahan Penjaring yang berada di luar areal rusun Muara Baru dinyatakan positif Covid-19.
Ditambahkan Sutanto, hingga saat ini di Rumah Susun Muara Baru masih aman dari Covid-19, “Mudah-mudahan bisa terus aman dari Covid-19 dan kita juga mengharapkan pandemi ini segera berlalu,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati mengatakan 19 dari 23 warga Muara Baru, kelurahan Penjaringan Jakarta Utara telah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur untuk menjalani isolasi.
Ke 19 warga tersebut kata Yudi merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang dinyatakan positif Covid-19 setelah melalui uji apusan (swab test). Penetapan OTG ini karena warga tersebut tidak memiliki gejala Covid-19 maupun riwayat penyakit bawaan seperti jantung dan sesak napas.
“19 orang dari mereka telah dirujuk ke RS Khusus Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara empat lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelas Yudi menjawab PONTAS.id, malam tadi.
Penulis: Rahmat Mauliady/Edi Prayitno
Editor: Riana Agustian



























