Asahan, PONTAS.ID – Sabtu (4/4/2020) lalu, warga Dusun X, Desa Aek Natas, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan, Sumatera Utara, sempat dihebohkan dengan ditemukannya puluhan ekor sapi milik warga yang mati secara mendadak di areal perkebunan kelapa sawit milik US.
Menurut Kapolres Asahan melalui Kapolsek Bandar Pulau, AKP Anggun Andika Putar, matinya puluhan sapi tersebut diduga karena racun yang disemprotkan untuk rumput dan serangga. Sebab, menurut informasi, pemilik kebun sebelumnya melakukan penyemprotan rumput di areal ditemunkannya sapi-sapi yang mati tersebut.
Sapi itu diduga mati karena racun yang disemprotkan untuk rumput dan serangga. Namun demikian, warga menerima kejadian tersebut dan tidak membuat laporan ke polisi.
“Disimpulkan sementara akibat racun yang disemprotkan ke rumput,” kata Anggun, Senin (6/4/2020).
Dalam kasus ini, lanjut Anggun, tidak ada pihak yang merasa keberatan dan pemilik sapi-sapi yang mati itupun dapat menerima kejadian tersebut dengan ikhlas karena tidak ada unsur kesengajaan.
Anggun juga menerangkan, sebelumnya pihak Polsek Bandar Pulau mendapat laporan dari warga tentang adanya 22 ekor sapi yang mati secara mendadak dan atas laporan tersebut pihaknya kemudian menuju ke lokasi yang dimaksud, namun ketika sampai di lokasi yang ditemui hanya 16 ekor sapi yang mati.
Dan, untuk mengetahui penyebab sebenarnya kematian sapi-sapi tersebut kata Anggun, pihak Dinas Peternakan Kabupaten Asahan sudah mengambil sampel darah sapi yang mati untuk dilakukan uji laboratorium.
“Sampel darah dari sapi yang mati sudah dibawa ke laboratorium oleh Dinas Peternakan Kabupaten Asahan untuk mengetahui penyebab kematian sapi-sapi tersebut,” ujarnya.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Riana




























