4 Pedagang Terpapar Corona, PGS Surabaya Tutup Sementara.

Surabaya, PONTAS.ID – Pusat Grosir Surabaya (PGS) yang berada di Jalan Raya Dupak Nomor 1, Gundih, Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur ditutup selama 14 hari ke depan menyusul adanya empat pedagang setempat telah didiagnosa Virus Corona atau Covid-19.

“Rencananya tutup mulai besok (5/4/2020) sampai 14 hari ke depan,” kata Agung Santoso Manager Operasinal PGS kepada PONTAS.id di Surabaya, Sabtu (4/4/2020).

Soal penyemprotan disinfektan, ditambahkannya bahwa selain yang sudah dilakukan petugas dari Pemkot Surabaya sebanyak dua kali, Pihak PGS secara mandiri juga melakukan penyemprotan beberapa kali.

“Penyemprotan yang dilakukan pemkot pada 24 Maret lalu. Itu penyemprotan dilakukan secara keseluruhan di PGS. Penyemprotan kedua dilakukan di depan PGS,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Eddy Cristijanto membenarkan bahwa PGS akan ditutup selama 14 hari ke depan mulai Minggu 5 Maret 2020. Kebijakan ini diambil karena ada 4 orang yang berinteraksi di PGS dinyatakan positif covid-19.

“Hari ini Dinas Kesehatan sudah berkirim surat ke Dinas Perdagangan. Lalu, Dinas Perdagangan sudah menyurati PGS karena ada empat orang yang positif dan diminta melakukan karantina PGS selama 14 hari. Sekaligus kami lakukan penyemprotan disinfektan,” kata Eddy kepada PONTAS.id Sabtu (4/4/2020).

Menurutnya, Penutupan tersebut berdasarkan intsruksi dari Dinas Perdagangan Surabaya menindaklanjuti surat pemberitahuan Dinas Kesehatan Surabaya dengan Nomor 443/15/15473/436.7.2/2020 agar menjalankan protokol di area publik.

“Di dalam surat tersebut diinformasikan ada empat orang penderita yang telah didiagnosa Covid-19 bekerja dan memiliki toko di lantai 2, 3 dan 4 PGS,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bahwa empat orang yang hasil swab-nya positif ini merupakan kasus terbaru Covid-19 di Surabaya. Sehingga perlu dilakukan tracing dan karantina ditempat dan orang-orang yang sebelumnya kontak dengan empat orang positif tersebut.

“Besok, PGS harus ditutup, dan dilakukan karantina. Dan Empat orang positif ini kasus terbaru,” pungkasnya.

Penulis: Agus Dwi Cahyono
Editor: Riana Agustian

Previous articleKendarai Mobil Sport, Wakil Jaksa Agung Tewas Tabrakan
Next articleNekad Bahas RUU Omnibus Law, PKS: DPR Harus Fokus dan Seriusi Penanganan Covid-19