Tebing Tinggi, PONTAS.ID – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Tebing Tinggi, Ir Gul Bahkri Siregarme, menegaskan bahwa surat edaran dari Disdag Tebing Tinggi bernomor 800/0911 Disdag/2020 tentang adanya imbauan atau larangan berjualan bagi pedagang dan penutupan seluruh pasar di kota Tebing Tinggi, tertanggal 20 sampai dengan 27 Maret 2020, adalah tidak benar alias hoaks.
Kepada pedagang, Gul Bahkri berpesan agar tak menghiraukan berita berita yang tidak benar alias hoaks.
“Berdaganglah seperti biasa. Saya juga mengimbau agar para pedagang tetap menjaga kebersihan di kiosnya ataupun di sekitar pasar untuk mengantisipasi penyebaran Covid- 19,” jelas Gul Bahkri, saat dikonfirmasi awak media Senin (23/3/2020) siang.

Gul Bahkri juga menuturkan bahwa pihaknya akan menyediakan tempat mencuci tangan (washtapel) di pasar pasar tradisional yang ada di seluruh Kota Tebing Tinggi seperti Pasar Gambir, Pasar Sakti, Pasar Senangi, seperti yang telah disediakan di pasar lain.
“Kemudian, untuk penyemprotan disinfektan di seluruh pasar akan dilaksanakan besok Selasa (24/3/2020) elalui Dinas Kesehatan sesuai intruksi dari Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, dan akan berkordinasi dengan Dinas Perdagangan,” sebutnya.
Kepada masyarakat sebagai konsumen, Gul Bahkri juga mengimbau agar berbelanja seperti biasa.
“Jangan panik dengan memborong atau belanja berlebihan. Karena ini bisa berdampak akan menimbulkan kelangkaan barang dan bisa berdampak dan mempengaruhi kenaikan harga,” imbau Gul Bahkri.
Terkait kelangkaan barang pangan dan sayur mayur dan sembako, Gul Bahkri menyebut hingaa saat ini stok pangan dan kebutuhan pokok di Kota Tebing Tinggi masih tersedia.
“Harga harga pun masih stabil dan belum ada naik. Kalaupun ada yang naik masih dalam tahap kewajaran,” katanya.
“Kalaupun ada harga yang naik, hanya harga jahe. Penyebabnya senditi karena kebutuhan jahe banyak dipergunakan untuk obat obatan herbal. Dimana, jahe,banyak digunakan untuk obat batuk dan jamu untuk meningkatkan stamina maupun daya tubuh,” tutupnya.
Penulis: David Simanjuntak
Editor: Riana




























