Ketua MPR Dorong Pemerintah Implementasikan Konsep Pertahanan Semesta

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet)

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengatakan, Pemerintah perlu melakukan penguatan kapabilitas sipil dalam menghadapi ancaman perang modern sebagai konsekuensi revolusi industri 4.0.

“Mendorong Pemerintah mengimplementasikan konsep pertahanan semesta dalam bentuk mobilisasi kapabilitas sipil, terutama dalam penguasaan teknologi, mengingat keterlibatan sipil dalam pertahanan tidak bisa hanya bersifat fisik, sebab saat Indonesia menuju usia 100 tahun pada 2045, tren ancaman terhadap pertahanan akan semakin melibatkan teknologi siber, elektronika, kimia dan biologi,” kata pria akrab disapa Bamsoet dalam keterangan pers, Jumat (14/2/2020).

Selain itu, Bamsoet juga turut mendorong pihak TNI untuk dapat mempersiapkan pelatihan bagi warga sipil sesuai dengan keahlian masing-masing, terutama di sektor yang terkait dengan keahlian yang dibutuhkan untuk menghadapi tren ancaman perang, seperti industri sipil yang berbasis teknologi atau pabrik obat dengan kemampuan rekayasa yang bisa dimanfaatkan untuk pertahanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

“Mendorong Pemerintah untuk dapat memberikan bantuan berupa anggaran kepada TNI dalam pemenuhan minimum Essential Force (MEF) sebagai alat pertahanan Indonesia dari ancaman luar,” tegas politikus Golkar ini.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here