Asahan, PONTAS.ID – Kabar atas dugaan hilangnya material jembatan Willy/Bally yang menghubungkan Kelurahan Kedai Ledang dan dan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara, langsung mendapat respon dari Pemkab Asahan dengan melakukan peninjauan langsung ke jembatan tersebut.
Kehadiran pihak Pemkab Asahan yang terdiri dari Dinas PUPR Kabupaten Asahan, Camat dan Sekcam Kota Kisaran Timur Irwandi dan Topan, dan Lurah Kedai Ledang dan Mutiara tersebut guna mendapatkan kepastian atas kabar hilangnya rangka baja pengikat bagian atas jembatan yang telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat.
“Setelah dilakukan peninjauan ternyata tidak ada material jembatan yang hilang seperti kabar yang beredar dimasyarakat,” kata Sekcam Kota Kisaran Timur, Topan saat dihubungi PONTAS.ID, Selasa (21/1/2020).
Menurut penjelesan dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Asahan lanjut Topan, material jembatan yang berupa baja untuk pengikat bagian atas jembatan tersebut masih sama sebagaimana ketika dibangun dan diresmikan beberpa waktu yang lalu.
“Sedangkan tentang rangkaian baja pengikat bagian atas jembatan itu tidak semuanya didoble dua, ada beberapa bagian yang hanya menggunakan satu baja saja sebagai penghubung/pengikat kebagian lainnya, yakni bagiaan pangkal, tengah dan ujung jembatan,” terang Topan.
Topan mengharapkan, tidak ada lagi keresahan dan kekhawatiran masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari ketika melintasi jembatan tersebut.
“Tak ada yang perlu lagi dikhawatirkan masyarakat akan kekuatan fisik jembatan, karena fisik jembatan masih sama dan tak ada rangka baja yang hilang ,” tandas Topan.
Kabar tentang dugaan hilangnya material jembatan yang dibangun dengan dana sebesar Rp. 7,5 Miliyar oleh Pemkab Asahan pada Tahun Anggaran 2017 itu juga ditepis oleh Kepala Lingkungan Saibun Sinaga, dan Hadijah (50) warga setempat.
Bahkan dituturkan Hadijah kabar tentang dugaan hilang atau pencurian material jembatan tersebut tak hanya kali ini saja namun sudah terdengar berulang kali, dan sepengetahuannya fisik jembatan tak ada yang hilang dan masih sama seperti awal ketika diresmikan.
“Bukan hanya kali ini saja, sudah berulang kali didengar kabar tentang hilangnya baja besi jembatan itu ,” tukas Hadijah.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Luki Herdian




























