Hadiri AGROEXPO 2019, Dirjen Hortikultura: Perlunya Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto Saat memperhatikan Pameran di Agro Expo, ICE BSD, Tangerang, Jumat (29/11)

Jakarta, PONTAS.ID –AGROEXPO 2019 yang mengambil tagline “2020 Indonesia Agri-Living Trend”. bersamaan dengan Pameran Ikan Hias terbesar di dunia (Nusatic 2019) yang digelar  di Ice BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang. Acara yang resmi dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo diharapkan benar-benar bisa memberikan manfaat yang baik  bagi masyarakat luas.

Dalam kesemapatan tersebut Menteri Pertanian  yang diwakili Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto menyambut baik pelaksanaan acara Agroexpo 2019 ini.

“Kita semua merasakan bahwa saat ini memang telah terjadi proses perubahan pola dan gaya hidup masyarakat hampir di semua lini termasuk pangan. Cara masyarakat dalam memperoleh dan mengkonsumsi pangan sadar atau tidak sadar telah berubah sesuai perkembangan dinamika zaman. Perubahan dalam seluruh aktivitas yang menyangkut pertanian mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi produk pertanian segar maupun olahan,” ujar Prihasto di tagerang saat menyapa para pelaku usaha bidang agrobisnis yang ikut serta ramaikan pameran tersebut, Jumat ( 30/11/2019)  .

Ia mengatakan, perkembangan model baru pertanian sangat pesat, diantaranya urban farming, go green, back to nature, hydroponic and aquaponics hingga organic farming. Selain itu, fenomena pergeseran trend konsumsi terhadap produk-produk organik, suplemen makanan kesehatan, sayuran dan buah segar, specialty coffee, dan lain sebagainya.

Tantangan pertanian Indonesia yang semakin kompleks, menurut Prihasto, Semua pihak terus melakukan berbagai inovasi dari hulu hingga hilir. Indonesia menjadi harapan masyarakat dunia sebagai dapur penghasil pangan pangan yang berkualitas. Untuk itu, teknologi dan Inovasi sudah tidak bisa ditawar lagi, harus menjadi bagian dalam pengembangan daya saing pertanian Indonesia.

Ia mengatakan, Menteri Pertanian saat ini telah menbuat berbagai kebijakan mendasar diantaranya SingleData pangan nasional, Digitalisasi Pertanian, Mapping kebutuhan pangan dan penguatan kendali pertanian dalam satu komando yang kita sebut dengan Kostratani atau Komando Strategis Pembangunan Pertanian Indonesia.

Ia pun Berharap, Semua elemen bangsa tetap bergandengan, baik instansi pemerintah, DPR, petani, swasta, pebisnis, kelompok hobi, hingga media massa untuk sama-sama memajukan pertanian Indonesia sesuai peran masing-masing.

Penulis: Hartono

Editor: Idul HM

Previous article2020, KPU Uji Coba Penggunaan E-Rekap untuk Pilkada
Next articleTabrakan dengan Kereta Api, Truk Mikser Terpental