Stok Solar Subsidi Diprediksi Habis November, ESDM Jawab Begini

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar

Jakarta, PONTAS.IDWakil Menteri EDSM, Arcandra Tahar, memastikan, kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi masih aman hingga akhir tahun walaupun berpotensi melebihi kuota yang ditetapkan tahun ini.

Diketahui, berdasarkan laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kuota BBM solar berpotensi melebihi kuota sebesar 1,4 juta kiloliter (kl) dari ketetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar 14,5 juta kl.

“Kita berpikir optimis, kita jalankan dulu. Kita lihat ke depan karena belum habis,” papar Wakil Arcandra, di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Arcandra pun menegaskan, saat ini kuota solar bersubsidi masih bisa disalurkan, sehingga tidak ada kekhawatiran ‎untuk penyaluran ke masyarakat. Pihaknya terlebih dulu akan melihat kondisi ke depan dalam menyiapkan solusi mengenai kuota solar subsidi‎.

“Kita lihat. Karena belum habis. Kita lihat ke depan. Belum habis, kok khawatir sekali,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BPH Migas, Fanshurullah Assa, mengatakan, kuota solar subsidi berpotensi jebol. Sebabnya, penyaluran Solar yang tidak tepat sasaran. Kuota solar subsidi yang ditetapkan tahun ini sebesar 14,5 juta Kl diprediksi akan habis pada November 2019.

“November habis fatal dampaknya, karena BBM tahun ini yang ditetapkan pemerintah di APBN hanya 14,5 juta Kl turun dari tahun lalu 15,6 juta Kl,” kata Fanshurullah, saat menghadiri Hilir Migas Expo, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jumat (27/9/2019) lalu.

Penulis: Riana

Editor: Stevanny

Previous articleLewati Batas, Polutan PM 2.5 Ancam Warga Rusun Marunda
Next articlePKS Tunjuk Jazuli Juwaini Jadi Ketua Fraksi PKS Periode 2019-2024