Targetkan 8 Juta UMKM Melalui Program Go Online, Shoope Dukung Pemerintah

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan sebanyak 8 juta rekan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergabung dalam program Go Online.

Salah satu e-Commerce terkemuka yakni Shoope mengapresiasi rencana pemerintah itu. Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja menyambut baik usulan dan ajakan kerja sama tersebut. Ia pun optimistis pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mampu berkembang ke arah yang lebih baik.

“Perkembangan e-commerce di Indonesia memiliki banyak potensi. Saya percaya pertumbuhan ekonomi digital dapat maksimal dengan sumber daya yang terus beradaptasi dengan tren global saat ini,” ujar Handhika di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Ia menambahkan, kehadiran sejumlah platform belanja daring di Indonesia berfungsi untuk memantau tren baru dan memberikan saran bagi pegiat UMKM agar dapat mengikuti tren tersebut.

Sebelumnya, Kemenkominfo akan menargetkan 8 juta rekan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergabung dalam program Go Online.

“Jadi melalui program ini, kami targetkan sebanyak 8 juta UMKM bisa membangun ekonomi digital bersama dengan platform-platform marketplace ini,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, Senin (1/7/2019).

“Go Online” merupakan program kerja sama antara pemerintah, UMKM, dan platform belanja daring di Indonesia, untuk meratakan akses pasar digital dan membangun ekonomi digital di Indonesia.

Metode pemasaran produk lokal melalui pasar daring, lanjut Samuel, masih harus terus disosialisasikan, mengingat Indonesia memiliki sebanyak 53 juta pegiat UMKM. Selain untuk memperkenalkan digitalisasi, Samuel menilai dengan adanya media pemasaran baru juga dapat berbanding sama dengan penjualan produk lokal dari UMKM yang bergabung.

“Tidak hanya mengenalkan mereka (UMKM) dengan channel marketing baru, tapi bagaimana produk-produk lokal ini bisa ditingkatkan salesnya dan mengikuti tren,” kata dia.

Sekedar informasi, beberapa platform pasar daring lainnya seperti Tokopedia, BukaLapak, BliBli.com, dan Blanja.com telah melakukan hal serupa bersama Kemenkominfo.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Risman Septian

Previous articleTingkatkan Minat Masyarakat, Tiket KA Bandara Diskon 57 Persen
Next article2 Anggota PPK Terancam Penjara, KPU Sergai ‘Bungkam’