
Tebingtinggi, PONTAS.ID – Warga komplek perumahan asrama Kodim 0204/DS kembali resah dan ketakutan terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD). Setelah sebelumnya seorang balita meninggal diserang DBD, kali ini tiga anak di bawah umur terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit lantaran terserang DBD.
Tiga anak warga Jl. Ksatria Kelurahan Damar Sari, Padang Hilir, Tebingtinggi ini dilarikan ke RS Bhayangkari, Senin (1/7/2019) siang. Ketiganya, masing-masing Younis Sinaga (18), Edo Sinaga (14) anak dari Abdul Muis Sinaga dengan ibu Wati, sementara satu anak lagi yaitu Fadli (9), anak dari Riza dan ibu Ningsih.
“Sudah enam orang yang menjadi korban, dan salah satu bayi yang masih berusia setahun anak dari Sugeng dan Rima Anggraeni telah meninggal dunia terserang wabah DBD,” kata salah seorang warga sekitar, Feri Tarigan kepada wartawan.
Feri mengatakan, wilayah tempat tinggalnya terdapat beberapa rumah kosong serta masih ada lahan yang berbentuk rawa.
Untuk itu, Tarigan bersama warga berharap agar Dinad Kesehatan Tebingtinggi, segera meninjau dan melakukan pengasapan (Foging) di rumah mereka.
“Masyarakat sekitar sangat mengharapkan perhatian dan bantuan Pemko Tebingtinggi terutama Dinas Kesehatan, untuk meninjau dan melakukan pengasapan di komplek kami ini,” katanya.
Penulis: David Simanjuntak
Editor: Hendrik JS



























