Sukseskan Pemilu, Wali Kota Imbau Warga Medan Tak Golput

Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin

Medan, PONTAS.ID – Menjelang Pemilu yang akan digelar serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang, perlu ditingkatkan kewaspadaan serta langkah-langkah antisipasi agar pesta demokrasi tersebut berjalan dengan damai.

“Jangan sampai momen bersejarah ini tercoreng hanya karena kita kurang matang dalam mempersiapkan segala hal terkait pelaksanaan Pemilu 2019,” kata Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin ketika memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 di The Heritage Aston Hotel Medan, Jumat (5/4/2019).

Diingatkan Wali Kota, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) tercatat 1,6 juta lebih, sehingga seluruh pemangku kepentingan harus kompak dan saling mengingatkan antara satu dengan lainnya demi amannya pencoblosan di TPS.

Wali Kota juga menginstruksikan seluruh camat, lurah dan kepling agar terus mengimbau masyarakat menyalurkan dan menggunakan hak pilihnya.“ Juga koordinasi dengan KPU dan Bawaslu sehingga kita tahu apa yang akan dilakukan guna membantu memfasilitasinya,” terangnya.

Guna mendukung sukses dan lancarnya pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Medan, Wali Kota minta PLN agar jangan melakukan pemadaman listrik mulai H-7 hingga H+7 Pemilu 2019. “Ini perlu diingatkan kepada seluruh jajaran agar tidak terjadi pemadaman listrik,” tegasnya.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik mengungkap, pihaknya telah menyiapkan petugas PPK sebanyak 105 orang, PPS sebanyak 453 orang, KPPS sebanyak 44.744 orang serta dibantu 2 orang petugas linmas di setiap TPS.

Saat ini, jelas Agus, berbagai tahapan sudah dilaksanakan KPU Medan dalam pelaksanaan Pemilu ini. Saat ini sortir dan lipat surat surat telah dilakukan. Selanjutnya akan dilakukan pengepakan dan distribusi surat suara. H minus 1, surat suara harus sudah tiba di TPS.

Gencarkan Sosialisasi
Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengemukakan hal yang perlu diwaspadai dan disikapi. Di antaranya adanya upaya pihak tertentu yang ingin mendelegitimasi hasil pemilu.

“Selain itu, ada pula upaya menebar ketakutan di saat hari pemungutan dan penghitungan suara dan upaya mengajak orang untuk golput,” kata Kapolres.

Kapolrestabes juga menyampaikan, perlunya sosialisasi pemilu, termasuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk menjalankan hak pilihnya sebab masih banyak warga Medan yang tidak mengetahui tanggal 17 April ini merupakan hari pemungutan suara.

“Banyak juga warga yang belum mengetahui mereka termasuk dalam pemilih kategori DPT, DPTB, maupun DPK. Kita mungkin menganggap warga sudah tahu. Adalah kewajiban kita untuk menyampaikannya,” ujar Kapolrestabes.

Rapat ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Danyon Marhanlan I Belawan Letkol Marinir James Munthe.

Juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Kota Medan lainnya, Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik, Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap serta segenap pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Penulis: Ayub Badrin
Editor: Hendrik JS

Previous articleMendag Pantau Stok dan Harga Bapok di Cirebon
Next articleJika Pileg dan Pilpres Tetap Disatukan, Golkar: Caleg Bisa ‘Jamila’