Pemilihan Cawagub DKI Masih Tersendat di DPRD

Jakarta, PONTAS.ID – Pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta hingga saat ini masih tersendat di DPRD DKI, pasca dua partai politik (parpol) pengusung yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyerahkan dua nama kandidat pada Senin (4/3/2019) yang lalu.

Sekretaris DPRD DKI, Muhammad Yuliadi mengatakan bahwa para dewan akan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk membentuk panitia seleksi cawagub DKI terlebih dahulu, sebagai langkah awal proses pemilihan cawagub di DPRD DKI.

Rapimgab itu nantinya bakal dihadiri Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi dan empat wakil ketua DPRD DKI. Selain mereka, ketua dari tiap komisi dan fraksi DPRD DKI juga ikut dalam rapat yang akan menyusun tata tertib (tatib) dan mekanisme pemilihan cawagub. Proses penentuan panitia, rencananya bakal berlangsung selama dua minggu.

“Kan besok Rabu (13/3/2019) baru mau ada Rapimgab. Rapimgab untuk menentukan pansel. Terus habis itu, baru diumumkan di paripurna jadwalnya. Pansel kan cepat. Kami jadwalkan, nggak sampai sebulan. Dua minggu selesai,” kata Yuliadi saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Senin (11/3/2019).

Ketika ditanyakan perihal berapa lama maksimal proses pembahasan tersebut di pansel, Yuliadi mengaku bahwa hal itu tidak bisa ditentukan secara pasti. Dia hanya menyebutkan bahwa hasil kerja pansel nantinya akan dikirim ke Badan Musyarawah (Bamus) DPRD DKI.

“Ya harusnya tepat waktu, cepat, harusnya. Tergantung dari panselnya nanti. Pansel yang menentukan mereka kerjanya kapan, untuk apa saja. Habis pansel terbentuk dikirim ke Bamus untuk dijadwalkan paripurna,” ujarnya.

Lebih lanjut Yuliadi menuturkan, bahwa rapat pemilihan cawagub DKI harus kuorum yaitu 2/3 dari 106 anggota DPRD DKI datang rapat. Artinya, sebanyak 70 legislator harus hadir. Sedangkan untuk menentukan suara sah terpilih yaitu 50 persen ditambah satu.

Hal ini, kata dia, sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018, tentang pedoman penyusunan tata tertib dewan perwakilan rakyat, daerah provinsi, kabupaten, dan kota.

Untuk diketahui, pada Senin (4/3/2019) yang lalu dua parpol pengusung telah menyerahkan dua nama kandidat cawagub DKI, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, yang telah melewati proses seleksi fit and proper test. Kedua nama itu merupakan kader dari PKS.

Editor: Risman Septian

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here