Tak Jadi Pansel, DPRD DKI akan Bentuk Pansus Pemilihan Cawagub

Dua Cawagub DKI Jakarta, Agung Yulianto (kiri) dan Ahmad Syaikhu (kanan).

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengungkapkan bahwa pihaknya akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk memilih satu dari dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI, dan bukan panitia seleksi (pansel).

Kata Taufik, pansus itu seperti yang direkomendasikan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat bersama pada Rabu (13/3/2019) kemarin. Sebelumnya Sekretaris DPRD DKI, Muhammad Yuliadi menuturkan jika dewan akan membentuk pansel.

“Kami ikuti dari Kementerian Dalam Negeri, maka kami buat pansus. Biasanya anggota pansus itu sudah diatur dalam tata tertib kita dalam masing-masing fraksi,” ujar Taufik saat ditemui oleh wartawan di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/3029).

Dengan itu, Taufik meminta agar Sekretariat Dewan (Sekwan) segera bersurat ke sejumlah fraksi untuk pembentukan pansus. Pansus bertugas untuk menentukan panitia pemilihan. Pembentukan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Namun demikian, saat ditanyakan apakah proses pemilihan cawagub DKI baru akan rampung setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, karena masih belum ada kebulatan suara diantara anggota dewan, Taufik enggan menjawabnya secara tegas.

“Itu mah soal gampang. Soal abis kapan, yang penting niatnya kuat dulu,” tutur pria yang juga tengah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI ini.

Sebelumnya dalam rapat pembentukan Pansus yang digelar Rabu (13/3/2019), sempat terjadi perdebatan antara anggota dewan. Mereka memperdebatkan apakah akan membentuk Pansus dulu atau langsung menyusun tata tertib pemilihan.

Namun Pelaksana Tugas (Plt) Ditjen Otda Kemendagri, Budi Sudarmadi mengatakan dengan adanya pansus maka pemilihan cawagub DKI bisa berlangsung lebih cepat. Dia pun optimis paripurna bisa digelar sebelum Pemilihan Presiden 2019.

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengintervensi pemilihan cawagub DKI, sebab hal itu sepenuhnya wewenang DPRD DKI dalam mengambil kebijakan. Ketika satu nama sudah terpilih, Budi akan langsung memprosesnya di Kemendagri.

“Kami janji kalau usulan sudah masuk ke Kemendagri, kami akan proses secepatnya. Semua (anggota dewan) sepakat untuk mempercepat,” ucap dia.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here