Saat Bertugas, BPN Minta Menteri Tak Berkampanye

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza

Jakarta, PONTAS.ID – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahamad Riza Patria meminta semua menteri di pemerintahan Presiden Jokowi tetap berlaku netral saat menjalankan tugas.

Hal ini disampaikan menanggapi pernyataan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24 di Denpasar, Bali.

“Terkait menristekdikti, inilah kalau mau jadi menteri lain ya boleh tapi jangan melanggar aturan undang-undang,” kata Riza di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Riza yang juga politikus Gerindra menjelaskan, UU 7/ 2017 tentang Pemilu jelas telah mengatur pejabat negara termasuk menteri yang tidak boleh melakukan kampanye atau mengarahkan orang untuk memilih calon tertentu saat bertugas.

“Pejabat negara tidak boleh, itu bagian dari kampanye, itu mengarahkan. Mendagri, menristekdikti, menaker salah. Kalau dia ingin menyampaikan di internal, di luar jam kantor,” tegas Riza yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

Sebelumnya, dalam acara yang dihadiri mahasiswa, Menteri Nasir dianggap mengarahkan para peserta untuk memilih pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin di Pilpres 2019.

“Silakan anda memilih dengan nurani saudara. Oleh karena itu, dalam hal ini jangan sampai dicoblos dua. Dicoblos dua, batal itu namanya nanti ya. Dicoblos hanya satu saja. Satu saja, jangan coblos dua. Satu saja supaya benar,” imbaunya.

Editor: Luki Herdian

Previous articlePasca Debat, Bawaslu Bakal Evaluasi Pelanggaran Etika
Next articleMenpar Usulkan Mandalika Jadi Destinasi Wisata Olahraga