Pemerintah Dorong Percepatan Pembangunan Pariwisata di 4 Destinasi Super Prioritas

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata di empat destinasi ‘super’ prioritas meliputi Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, dan Danau Toba.

Empat destinasi ‘super’ prioritas tersebut merupakan bagian dari 10 destinasi pariwisata prioritas yang sedang terus dikembangkan sebagai Bali Baru.

Dalam Rapat Pengembangan Sektor Pariwisata dengan beberapa menteri Kabinet Kerja di Jakarta, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata di destinasi prioritas.

“Pengembangan sektor pariwisata ini sangat penting. Karena memiliki potensi penyumbang devisa nomor satu di Indonesia. Khususnya pengembangan untuk 4 Destinasi “Super Prioritas,” kata JK dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (14/2/2019).

Dalam rapat itu, JK pun mengajak seluruh jajarannya yang hadir untuk menekankan kembali komitmennya dalam membangun sektor pariwisata. Caranya dengan berkontribusi melalui tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Saat ini devisa pariwisata sudah mencapai USD 17 miliar. Bahkan melebihi sektor-sektor lain yang selama ini menjadi unggulan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyampaikan sektor pariwisata Indonesia tumbuh cepat dan lebih unggul daripada pertumbuhan regional dan global.

“Pertumbuhan pariwisata Indonesia mencapai 22 persen, lebih tinggi daripada rata-rata global, yang hanya sebesar 6,4 persen,” tutur dia.

Selain itu kata Arief, penerapan digitalisasi yang maksimal, membuat pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia tumbuh pesat.

“Langkah digitalisasi menjadi keharusan saat ini karena 70 persen pasar wisata mencari, melihat, dan mempelajari destinasi secara online sebelum melakukan perjalanan. Melalui digital, konsumen mendapatkan layanan lebih tapi dengan biaya lebih rendah,” imbuhnya.

Untuk diketahuu, rapat tersebut dihadiri oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menpar Arief, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.

Kemudian hadir pula Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Kepala Bekraf Triawan Munaf, serta Kepala BKPM Thomas Lembong.

Editor: Risman Septian

Previous articleProtes APRINDO Soal UMSP, Anies Salahkan Pelaku Usaha
Next articleIndonesia-Eurasia Sepakat Tandatangani MoC Tahun Ini